Jarang Mandi atau Sering? Mana yang Lebih Baik

KETIKA gerah di rumah, salah satu cara yang paling praktis adalah mandi. Selain untuk menghilangkan rasa gerah, mandi juga ampuh untuk membersihkan tubuh.

Normalnya, kita akan mandi dua kali sehari. Katanya, belum bersih jika tidak mandi dua kali, namun apa benar mandi dua kali sehari itu memang lebih sehat dan bikin tubuh lebih bersih?

Memang, kebersihan tubuh sangat memengaruhi kesehatan seseorang. Mandi dapat membersihkan kulit serta menghilangkan sel-sel kulit mati sehingga pori-pori menjadi bersih dan sel kulit bisa berfungsi dengan baik. Mandi juga menghilangkan bakteri-bakteri jahat yang dapat menimbulkan iritasi pada kulit dan masalah kulit lainnya.

Ada beberapa manfaat kesehatan lainnya jika Anda mandi rutin seperti, meningkatkan sistem imun, mengurangi nyeri dan pegal pada otot, mengurangi bengkak, melancarkan aliran darah, meningkatkan konsentrasi, mengurangi rasa lelah dan melancarkan pernapasan.

Namun, sering-sering mandi tidak menjamin tubuh Anda jadi lebih sehat. Pasalnya, keseringan mandi justru bisa membuat beberapa jenis bakteri baik hilang dari tubuh.

Jadi, sebenarnya mandi setiap hari, apalagi mandi dua kali dalam sehari seperti yang kebanyakan orang lakukan, tidak menjamin Anda lebih sehat.

Meski begitu, memang tidak ada patokan seberapa sering Anda harus mandi dalam sehari. Bisa saja orang yang mandi sehari sekali masih lebih sehat dan bersih ketimbang mandi dua kali sehari, dan begitu juga sebaliknya.

Yang jelas, mandi sehari sekali, dua kali, atau bahkan tidak mandi sama sekali itu tergantung pada masing-masing orang, karena kebutuhan akan kebersihan tiap orang berbeda-beda.

Tidak mandi sama sekali dalam satu hari tidak lantas membuat Anda jorok dan tubuh jadi sakit. Hal ini kembali lagi dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing orang, misalnya aktivitas hariannya atau cuaca di darahnya saat itu.

Meski tidak ada waktu ideal untuk mandi, jika Anda mandi tidak sesuai dengan kebutuhan Anda, maka akan ada beberapa dampak yang berakibat kepada kondisi kesehatan Anda.

Tapi jangan salah, kebiasaan sering mandi bahkan lebih dari dua kali dalam sehari padahal Anda tidak berkeringat sama sekali dan hanya berdiam diri di rumah justru bikin kulit bermasalah.

Biasanya, keseringan mandi membuat kulit Anda menjadi kering. Kondisi ini dapat mengakibatkan penyakit kulit seperti eczema. Kulit Anda mungkin akan terasa gatal, memerah, hingga pecah-pecah.

Jika Anda memiliki masalah kesehatan kulit seperti psoriasis, mandi sehari dua kali dapat memicu penyakit Anda kambuh. Mandi terlalu sering juga dapat menghancurkan lapisan kulit yang disebut mantel asam. Apalagi jika Anda mandi menggunakan sabun alkali, maka pH kulit Anda akan berubah.

Hilangnya lapisan tersebut dan pH kulit berubah akan membuat kulit mudah terserang infeksi. Oleh karena itu, jadwal mandi Anda harus disesuaikan juga dengan kondisi kulit. Jika Anda punya masalah kulit tertentu, sebaiknya konsultasikan hal ini ke dokter.

Jika terlalu jarang mandi, tubuh Anda akan memproduksi bau tubuh yang tidak sedap. Hal ini berasal dari campuran keringat dan bakteri yang menempel pada tubuh terlalu lama.

Munculnya keringat dipicu oleh gerak tubuh yang aktif, hormon, dan stres. Keringat sendiri memang tidak berbau, tapi produksi keringat terlalu banyak dan bercampur dengan bakteri, maka bau tak sedap akan muncul.

Biasanya, hal ini terjadi pada area-area lipatan tubuh seperti ketiak dan selangkangan. Tentu saja ini membuat orang-orang di sekitar Anda kurang nyaman. Selain itu, terlalu jarang mandi dapat menimbulkan ketidak seimbangan bakteri baik dan bakteri jahat pada tubuh Anda.

Terlalu banyak bakteri jahat pada kulit dibandingkan dengan jumlah bakteri baik pada tubuh dapat meningkatkan risiko terhadap infeksi. Masalah kesehatan kulit lainnya juga dapat muncul jika Anda terlalu jarang mandi.

 

BERITA REKOMENDASI