Keluarga Memiliki Peran Penting Melindungi Serta Menjaga Lansia di Situasi Pandemi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Sebesar 50 persen seluruh kematian akibat covid-19 terjadi pada lansia. Keluarga dinilai memiliki peran penting untuk melindungi serta menjaga Lansia di situasi pandemi ini. Demikian diungkapkan Kepala BKKBN Dr (HC) dr Hasto Wardoyo Sp OG (K) bersama Direktur P2 Penyakit Menular Langsung, Jubir Vaksin C 19, Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi M Epid, di Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Dilansir data dari website https://covid19.go.id/peta-sebaran-covid19 sampai tanggal 29 April 2021, jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia sampai dengan saat ini sebanyak 1.657.035, dengan kasus sembuh 1.511.417 dan kasus meninggal berjumlah 45.116 orang.

Selanjutnya dilihat dari kelompok umur positif COVID-19, hampir separuh kelompok yang meninggal berasal dari kelompok Lansia (48,5 persen). Lansia memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terinfeksi COVID-19, terutama jika mereka juga memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyakit paru, dan kanker (WHO 2020).

Keluarga memiliki peran penting untuk melindungi serta menjaga Lansia di situasi pandemi ini. Bagi keluarga yang memiliki lansia atau tinggal bersama lansia, harus mengajak Lansia untuk melakukan vaksinasi dan memperhatikan protokol kesehatan agar mencegah lansia terpapar Covid-19 dan bagi Lansia itu sendiri, perlu memiliki motivasi yang kuat untuk tetap sehat dengan divaksin dan mematuhi protokol kesehatan melalui 5 M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi).

“Untuk memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) setiap tanggal 29 Juni merupakan salah satu wujud apresiasi kepada Keluarga di Indonesia, terlebih di tengah kondisi COVID-19, keluarga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup lansia agar dapat terhindar dari COVID-19,” sebut Hasto.

BERITA REKOMENDASI