Orang Ekstrovert Punya Lebih Banyak Anak?

Ekstrovert identik dengan kesan enerjik dan aktif. Mungkin Anda sudah mengetahui ciri dan segala macam kelebihan serta kekurangan ekstrovert.

Namun, apakah Anda tahu jika seseorang berkepribadian ekstrovert bisa menghasilkan lebih banyak anak? Melansir Huffington Post, Rabu (26/12/2018), sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Australia membuktikan, pria atau wanita ekstrovert intensitas untuk berhubungan seksualnya lebih tinggi dibanding temannya yang introvert.

Hal ini dibuktikan oleh para peneliti di Queensland University of Technology. Studi ini mengamati data yang dikumpulkan dari 2.998 laki-laki dan 1.480 perempuan heteroseksual yang mengikuti Survei Seks Australia 2016. Peserta menjawab pertanyaan demografis seksual dan mengikuti tes BIG 5, yang saat ini merupakan sistem kepribadian yang diterima secara luas.

Temuan yang diterbitkan dalam jurnal Personality and Individual Differences menunjukkan, tingkat ekstroversi yang lebih tinggi dikaitkan dengan tingkat frekuensi seksual yang tinggi. Ini adalah hasil yang konsisten dengan penelitian sebelumnya.

Selain itu, pria yang memiliki aktivitas seksual yang intens menunjukkan sejumlah besar sifat kepribadian, khususnya menjadi lebih berhati-hati, lebih menyenangkan, dan emosinya stabil.

Ekstroversi yang lebih tinggi atau keterbukaan yang lebih rendah pada pria juga dikaitkan dengan banyaknya anak. Namun, sebaliknya pada perempuan hanya terjadi jika sifatnya "lebih menyenangkan” yang akan memiliki lebih banyak anak.

Temuan juga menunjukkan, kombinasi tertentu dari sifat-sifat kepribadian dapat memberikan keuntungan bagi laki-laki ketika mencari pasangan dan saat berhubungan seksual.

"Sepanjang sejarah, keunggulan kompetitif telah membantu pria dan wanita mencapai peningkatan keberhasilan dalam pekerjaan, olahraga, upaya artistik, kemampuan mereka untuk memperoleh dan mengamankan sumber daya, dan pada akhirnya, kelangsungan hidup mereka," jelas peneliti Dr. Stephen Whyte.

Ia juga menegaskan jika temuannya menunjukkan perbedaan yang lebih besar pada sifat laki-laki dan kombinasi khusus mereka dapat memberikan keuntungan ketika berhubungan seksual, tetapi tampaknya hal itu tidak terjadi pada wanita. (*)

BERITA REKOMENDASI