Pahami dan Bahagiakan Lansia Wujudkan Keluarga Sejahtera

JAKARTA, KRJOGJA.com – Berdasarkan data statistik penduduk lansia (BPS 2019), jumlah penduduk lansia yaitu 23,4 juta jiwa atau 9,6 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia terus mengalami perkembangan setiap tahunnya. Menurut data BPS 2019, penduduk lansia di Indonesia sebesar 25,64 juta jiwa (9,60 persen) dari populasi penduduk.

Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia sedang berada dalam masa transisi menuju ageing population (penuaan penduduk). Meningkatnya rata-rata Usia Harapan Hidup (UHH) menjadi 73,4 tahun (laki-laki 71,49 tahun dan perempuan 75,27 tahun), menunjukkan bahwa derajat kesehatan penduduk Indonesia semakin membaik.

Menurut WHO, pra lansia memiliki batasan usia 45-59 tahun. Pada usia tersebut, seseorang harus mulai mempersiapkan diri menuju lansia. Oleh karena itu, dibutuhkan persiapan bagi pralansia untuk menghadapi masa lansia nanti untuk menjadi Lansia Tangguh yang sehat, aktif, mandiri, produktif dan bermartabat. Data BPS (2019) menunjukkan angka kesakitan penduduk lansia masih sebesar 26,20%. Disabilitas pada lansia terjadi akibat bertambahnya usia atau kondisi-kondisi tertentu (penyakit, kecelakaan, trauma, dsb). Seiring dengan bertambahnya usia, angka disabilitas cenderung meningkat. Banyaknya penyakit yang diderita (multi patologis) dan meningkatnya kecenderungan disabilitas pada lansia, merupakan indikasi dibutuhkannya Perawatan Jangka Panjang (PJP).

BERITA REKOMENDASI