Pemberian MPASI Tidak Hanya untuk Memenuhi Nutrisi Tapi Juga Sebagai Ajang Stimulasi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI) tidak hanya untuk memenuhi nutrisi tapi juga sebagai ajang stimulasi. Dalam tumbuh kembang anak, pemberian nutrisi dan stimiulasi sama pentingnya. Pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI) adalah periode penting bagi seorang ibu dan juga bayi yang sedang belajar makan.

Setelah bayi mendapatkan ASI selama 6 bulan pertama secara eksklusif, akan dilanjutkan tahapan berikutnya dengan pemberian MPASI. Pemberian makan pada periode emas anak, selain pemenuhan nutrisi juga ajang pembelajaran pola makan serta stimulasi tumbuh kembang anak.

Si Kecil berusia 6 bulan ke atas serta bisa dikonsumsi kapan saja dan menjadi cara mudah untuk makan buah Si Kecil. Memasuki usia 8 bulan, Si Kecil sudah mulai bisa menggenggam dan memindahkan sesuatu di kedua tangannya. Di periode ini orang tua bisa memperkenalkan camilan yang bisa melatih perkembangan motoriknya. Demikian jelas Brian Hartono, Brand Manager Milna menegaskan kembali pentingnya masa 1000 HPK bagi perkembangan Si Kecil di Jakarta, Kamis (30/12/2021).

Misalnya berlatih menggenggam dengan finger food seperti berlatih menjimpit benda kecil. “Camilan bergizi adalah camilan sehat. Artinya, setiap gigitan atau suapan berkontribusi pada asupan nutrisi Si Kecil. Rencanakan sejak awal untuk menyediakan camilan yang cepat, mudah, sehat dan bermanfaat juga untuk menstimulasi perkembangan motoriknya. Komitmen ini membantu ibu merencanakan pemberian MPASI yang tepat sejak awal, sehingga anak bisa terhindar dari gangguan pertumbuhan serta terbiasa mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang,” tutup Brian Hartono.

Pasalnya, anak di masa golden period atau 1000 hari kehidupan, otak bayi berkembang hampir 80 persen, yang sangat mempengaruhi kecerdasannya. Orangtua harus pintar memilih makan serta camilan yang sehat untuk memenuhi nutrisi sekaligus dapat memberikan stimulasi. Seperti juga orang dewasa, pola makan anak juga 3 kali makanan utama (pagi, siang, malam) serta 2x pemberian camilan.

Berbeda dengan orang dewasa yang memilih camilan hanya sebagai nutrisi saja, pada anak-anak di masa golden period, tidak boleh melupakan stimulasi. Pasalnya otak anak sedang berkembang sangat cepat. Semua aktivitas yang berhubungan dengan si kecil di periode emas, harus dapat membuat otak terstimulasi.

BERITA REKOMENDASI