Perempuan, Kekuatan Bangsa Putus Mata Rantai Covid-19

Menindaklanjuti hal tersebut, pada 24 September 2020, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memberikan arahan kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) untuk melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 pada kluster keluarga dengan melibatkan perempuan. “Dengan kekuatan perempuan inilah, pemutusan mata rantai penularan pun dapat menyasar hingga lapisan masyarakat terkecil, yaitu keluarga serta lingkungan sekitarnya. Disinilah pentingnya tugas pemerintah, akademisi, dunia usaha dan profesi, media massa, serta masyarakat untuk mendukung peran perempuan di rumah sebagai agen kesehatan keluarga. Di antaranya melalui pemberian akses informasi yang benar, komprehensif, dan mudah dipahami, maupun dipraktikkan,” tegas Menteri Bintang.

Sebagai langkah awal dalam menjalankan arahan tersebut Kemen PPPA telah mempublikasikan Protokol Kesehatan Keluarga yang dapat diakses pada berbagai kanal media sosial Kemen PPPA. Adapun protokol kesehatan keluarga ini mengatur berbagai hal yang mencakup yaitu protokol perlindungan kesehatan anggota keluarga; protokol kesehatan ketika ada anggota keluarga yang terpapar; protokol kesehatan keluarga ketika beraktivitas di luar rumah; dan protokol kesehatan untuk lingkungan sekitar ketika ada warga yang terpapar.

Kemen PPPA juga terus berupaya menyosialisasikan protokol kesehatan keluarga secara luas ke seluruh masyarakat dengan melibatkan berbagai mitra jejaring seperti lembaga masyarakat, forum anak, perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM), pusat pembelajaran keluarga (PUSPAGA), organisasi perempuan seperti KOWANI, PT PKK, dan lainnya. “Protokol Kesehatan Keluarga tersebut memperlihatkan pentingnya peran keluarga sebagai bagian dari lingkungan. Dari keluarga yang sehat, tercipta pula lingkungan yang sehat, menuju Indonesia sehat,” tambah Menteri Bintang.

BERITA REKOMENDASI