Perempuan, Kekuatan Bangsa Putus Mata Rantai Covid-19

Pada April 2020, Kemen PPPA melibatkan Pemerintah Daerah serta berbagai mitra jejaring dalam masyarakat telah membentuk Gerakan Bersama Jaga Keluarga Kita (#BERJARAK). Gerakan ini terdiri dari 10 aksi #BERJARAK dan telah dilaksanakan di 32 Provinsi dan lebih dari 400 Kabupaten/Kota di Indonesia. Selain itu, Kemen PPPA juga telah membentuk layanan konsultasi Sehat Jiwa (SEJIWA) yang diinisiasi oleh Kantor Staf Presiden (KSP). Layanan SEJIWA dibentuk untuk memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak yang mengalami permasalahan psikologis akibat dampak pandemi Covid-19.

Dalam paparannya, Menteri Bintang juga menyoroti rencana akan kembali dibukanya pembelajaran tatap muka pada satuan pendidikan yang telah memenuhi syarat. Menyikapi hal ini, pemerintah menggarisbawahi bahwa kesehatan dan keselamatan anak adalah faktor yang paling utama. Hal tersebut disampaikan melalui Surat Kesepakatan Bersama (SKB) 4 (empat) Menteri pada 20 November 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

“Jika sekolah kembali dibuka, peran Ibu dalam menerapkan Protokol Kesehatan Keluarga menjadi semakin penting karena risiko penularan pun menjadi semakin tinggi. Pertama dan utama, Ibu bersama-sama dengan Ayah harus memberikan pemahaman yang utuh kepada anak mengenai virus ini dan pentingnya mematuhi protokol kesehatan, demi keselamatan bersama,” tutur Menteri Bintang. (Ati)

BERITA REKOMENDASI