Remaja Harus Bisa Jalani Masa Transisi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Remaja harus bisa menjalani kehidupan masa transisi.
Membina remaja adalah investasi yang sangat penting, agar di saat mereka dalam usia produktif, mendatang mereka bisa menjadi generasi yang cerdas dan komprehensif, yaitu produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosialnya, sehat dan menyehatkan dalam interaksi alamnya, serta berperadaban unggul.

Demikian dikemukakan, Plt Kepala BKKBN dr Sigit Priohutomo MPH dalam acara Malam Final Pemilihan Duta GenRe Tahun 2018, di Jakarta, Selasa (23/10/2018) malam.
Namun, tantangan dalam membina remaja Indonesia saat ini sangat tinggi. Akibat banyaknya permasalahan remaja yang timbul, seperti Pernikahan Dini, Seks Pranikah, penyalahgunaan Napza, dan permasalahan lainnya.

"Dalam rangka merespon permasalahan remaja saat ini, BKKBN mengembangkan Program Generasi Berencana (GenRe). “Pada masa Indonesia Emas nanti, remaja sekaranglah yang akan menggantikan para pemimpin saat ini," kata Sigit.

Dikatakan lebih lanjut, pembangunan yang dilaksanakan saat ini, harus mengakomodir proyeksi kebutuhan masa depan. Karenanya, pemerintah membuka seluas luasnya bagi remaja dan pemuda untuk terlibat, bahkan dalam perencanaan pelaksanaan program pembangunan.

Sigit menambahkan, melalui Program GenRe, remaja dibina dan diarahkan, untuk mampu menjalani masa transisi kehidupan remaja (Five Life Transitions), yaitu (1) melanjutkan sekolah (continue learning); (2) mencari pekerjaan (start working); (3) memulai kehidupan berkeluarga (form families); (4) menjadi anggota masyarakat (exercise citizenship); dan (5) mempratikkan hidup sehat (practice healthy life).

Sementara, terkait pemilihan Duta GenRe ditujukan,  agar sosialisasi dan promosi program GenRe di lingkungan remaja akan lebih efektif. Karena, komunikasi yang terjalin dilakukan dengan pendekatan dari, oleh dan untuk remaja, sehingga menjadi ramah remaja.

"Setiap tahunnya, kegiatan ini telah banyak melahirkan remaja-remaja yang tidak hanya mampu menjadi role model bagi teman sebayanya, tetapi juga menjadi remaja yang sukses dalam karir dan kehidupan," tutur Sigit. (Ati)

BERITA REKOMENDASI