Saling Dukung, Jangan Perdebatkan Cara Ibadah di Tengah Corona

Dia menuturkan, umat beragama adalah orang yang bijak dan bisa beradaptasi terkait kebijakan ibadah yang ditetapkan pemerintah dalam konteks Covid-19. Untuk itu masyarakat harus saling mengedukasi dan menguatkan di media sosial.

“Persoalannya adalah bagaimana penggunaan media sosial disiasati secara bersama-sama untuk beribadah. Lakukan di media sosial berdoa bersama, saling kirim doa, saling menyemangati satu dengan yang lain sehingga sama-sama kuat makin solid hadapi ini,” tuturnya.

Dia pun mengingatkan, bahwa ajaran agama harus memandang eksistensi kehidupan dengan sebaik-baiknya. Maka dari itu, masyarakat tidak boleh panik menghadapi wabah ini.

“Hidup kita bagaikan menyeberangi lautan. Tentunya laut yang kita sebrangi kadang tenang, kadang ada ombaknya bahkan tiupan angin kencang di kala menyeberang sehingga kita dapat terpaan. Hakikatnya begitu,” ucap dia. (*)

BERITA REKOMENDASI