Survey Membuktikan.., Konsentrasi Generasi Milenial Mudah Buyar

AKADEMISI dari Sekolah Global Sevilla Robertus Budi Setiono mengatakan sulit mendapatkan perhatian dari generasi milenial karena konsentrasi generasi hanya bertahan selama 10 menit.

"Generasi milenial dikendalikan oleh gawai, sehingga fokus mereka cepat sekali buyarnya. Penelitian menyebutkan hanya 10 menit mereka berkonsentrasi dan kemudian buyar," ujar Budi di Jakarta.

Menurut dia, kondisi tersebut berbeda dengan generasi sebelumnya, yang mana konsentrasinya lebih panjang yakni sekitar 30 menit. Untuk itu, para guru perlu mengubah metode mengajarnya. Tidak hanya satu arah, namun juga dua arah dan diselingi sejumlah permainan.

Guru harus lebih kreatif dalam mengajar. Diselingi dengan permainan, jangan monoton. Kalau guru tidak menyadari itu, maka proses pembelajaran tidak akan sesuai dengan harapan," cetus dia.

Menurut dia, generasi milenial perlu berlatih "mindfulness", yang merupakan memusatkan perhatiam serta menghayati apa dilakukan tanpa melakukan penelitian.

Praktik tersebut jika dijalankan secara konsisten maka dapat meningkatkan daya serap pelajaran serta mengurangi stress.

"Mindfulness ini juga melatih semua panca indra, karena dengan era gawai kelima panca indra menjadi mati. Tangan yang gerak hanya jempolnya, matanya hanya fokus pada gawai, telinga kebanyakan mendengar dari gawai." Pihaknya sudah menerapkan praktik 'mindfulness" di sekolahnya dan terbukti berhasil mengurangi perundungan, mengurangi stress serta meningkatkan rasa empati. (*)

 

BERITA REKOMENDASI