Tips Cepat Nikah biar Ga Kelamaan Menjomblo

MENEMUKAN pasangan hidup, dan menikah dengan orang yang mencintai sekaligus dicintai adalah mimpi setiap orang. Namun, bagaimana jika ingin menikah tapi belum memiliki pasangan?

Hal tersebut pasti pernah terpikirkan oleh orang-orang yang lajang. Tapi, kini Anda tidak perlu khawatir lagi, pasalnya keinginan untuk menikah adalah suatu hal yang wajar, apalagi jika Anda telah memasuki usia sekira 20 hingga 40 tahun.

 Memiliki keinginan untuk menikah adalah hal yang sangat wajar, terutama pada usia dewasa muda (usia 20-40 tahun). Pada usia ini, tugas perkembangan mereka ialah membina hubungan dengan lawan jenis, bisa mencintai tanpa kehilangan jati diri, dan membangun keluarga (menikah)," ungkap Pinkan C. B. Rumondor, S.Psi., M.Psi, seorang Psikolog Klinis Dewasa, sekaligus dosen dari Universitas Bina Nusantara, ketika diwawancarai Okezone, baru-baru ini.

Pingkan pun menambahkan, jika belum memiliki pasangan tapi ingin segera menikah, maka dianjurkan oleh orang tersebut untuk mulai memikirkan kriteria pasangan yang diinginkan, dan cara bertemu dengan calon pasangan. Agar seorang lajang menemukan kriteria yang cocok, dan sesuai dengan keinginannya, sebelum mulai mencari pasangan, Pingkan menyarankan untuk mengevaluasi apa harapan yang ingin dicapai dengan menikah.

"Ada beberapa harapan yang kurang realistis, yang ingin dicapai dengan menikah, yang bisa berakibat pada permasalahan saat sudah menikah nanti, antara lain, pertama menjadikan pernikahan untuk keluar dari rumah atau lari dari permasalahan. Kedua, menikah karena kesepian, dan berharap memiliki teman, ketiga menikah untuk jadi ibu atau ayah yang sempurna," imbuhnya.

Harapan yang tidak realistik ini bisa menimbulkan kekecewaan pada pernikahan yang dijalani, dan bisa berdampak pada komitmen pernikahan. Jika masih memiliki alasan seperti yang sudah disebutkan Pingkan, maka seorang yang lajang tersebut disarankan untuk memikirkan kembali alasannya untuk menikah. Pingkan menyarankan pula agar seorang yang lajang tersebut memiliki alasan yang lebih realistik. (*)

BERITA REKOMENDASI