9 Fakta Anak Down Syndrome

SETIAP anak selalu spesial, beberapa di antara Anda mungkin setuju dengan ungkapan tersebut. Anak yang lahir ke dunia merupakan anugerah yang diberikan oleh Tuhan dan memiliki keistimewaannya masing-masing. Walaupun tidak semua anak tumbuh normal lantaran memiliki kelainan, bukan berarti mereka bisa didiskriminasi.

Down Syndrome adalah salah satu kelainan pada anak yang seharusnya tidak dipandang sebelah mata. Kelainan ini terjadi lantaran anak memiliki kelebihan di kromosom 21. Normalnya manusia memiliki 23 pasang kromosom. Namun pada mereka yang terlahir dengan kondisi Down Syndrome, terdapat kelebihan kromosom yang memengaruhi perkembangan mental dan fisik anak.

1. India merupakan salah satu negara yang angka kelahiran Down Syndrome-nya tertinggi di dunia. Berdasarkan data dari Down Syndrome Federation of India, paling tidak 1 dari 830 anak terlahir dengan kondisi tersebut.

2. Down Syndrome berkaitan dengan ketidakmampuan anak untuk belajar mengenai hal ringan sampai sedang, penundaan pertumbuhan, perubahan bentuk wajah di bagian tertentu, dan tonus otot yang rendah pada awal kelahiran.

3. Hingga kini belum ada alasan pasti mengenai penyebab Down Syndrome. Tapi kondisi ini sering dikaitkan dengan usia ibu dan kemungkinan riwayat keluarga.

4. Selama masa kehamilan, ibu tidak merasakan gejala bila anaknya mengalami Down Syndrome. Namun dengan serangkaian pemeriksaan dan tes sebelum kelahiran dapat membantu mendeteksi kelainan tersebut.

5. Ibu hamil berusia di atas 35 tahun berisiko tinggi melahirkan bayi dengan Down Syndrome.

6. Anak yang terlahir dengan Down Syndrome biasanya memiliki ciri fisik yang khas seperti bentuk wajah, kepala dan telinga kecil, telinga berbentuk normal dan miring ke atas, jari pendek, serta lidah yang membesar.

7. Anak dengan Down Syndrome lebih rentan terkena infeksi karena resistansi yang rendah. Banyak di antara mereka yang mengembangkan penyakit kelainan jantung, leukemia, Alzheimer awal, masalah gastro-intestinal, dan masalah kesehatan lainnya.

8. Tidak ada perawatan yang ditetapkan untuk Down Syndrome. Namun kondisi tersebut dapat diatasi melalui berbagai macam program edukasi dan dukungan untuk membantu anak dan keluarga yang bersangkutan. Sesi konseling membantu keluarga dan anak-anak untuk mengembangkan keterampilan sosial, gerakan motorik, bahasa, dan keterampilan kognitif. Kini juga terdapat sekolah yang bisa membantu anak-anak Down Syndrome untuk mensosialisasikan dan mengembangkan keterampilan hidup yang penting.

9. Laporan menunjukkan bahwa harapan hidup anak-anak Down Syndrome mencapai rata-rata 50-60 tahun. (*)

 

BERITA REKOMENDASI