Anak Muda Berisiko Terinfeksi Corona

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa lonjakan penularan virus corona di sejumlah negara didorong oleh anak muda yang mulai bosan menjalani penguncian wilayah (lockdown).

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan sikap acuh anak muda justru membuat penularan virus corona semakin mudah. Selain orang tua, anak mudah sebenarnya juga berisiko terinfeksi Covid-19.

“Meskipun orang tua berisiki lebih tinggi terkena penyakit parah, orang yang lebih muda juga berisiko. Salah satu tantangan yang kami hadapi adalah meyakinkan anak muda tentang risiko ini (tertular virus corona),” ujar Tedros.

Ia mengatakan ucapannya itu mengacu pada fakta bahwa di beberapa negara lonjakan kasus dipicu oleh sikap acuh anak muda terhadap penularan virus di tempat publik. Menurutnya, di beberapa negara anak muda mulai bepergian ke tempat publik untuk menghabiskan liburan musim panas dan mengacuhkan protokol kesehatan.

“Kami telah mengatakan sebelumnya dan kami akan mengatakannya lagi: anak muda juga tidak bisa luput dari virus. Anak muda juga bisa terinfeksi, bisa mati, dan bisa menularkan virus kepada orang lain,” ucapnya. (*)

BERITA REKOMENDASI