Awas! Cemaran Senyawa Bisphenol A Pada Plastik Kemasan Pangan Berbahaya Bagi Buah Hati

Merespons hal ini, Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, mengatakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tentang kesehatan ibu dan anak akan menjadi prioritas pemerintah. Meski secara khusus pihaknya tidak menangani BPA.

“Adanya kandungan yang berbahaya berupa BPA harus kita antisipasi. Regulasi detail seperti kandungan/komposisi itu ada di masing-masing Kementerian/Lembaga yang terkait,” katanya.

Ia menyebut ada beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti melakukan edukasi secara promotif dan preventif, mempromosikan pola hidup sehat, dan penerapan cukai terhadap produk pangan yang berisiko tinggi untuk kesehatan.

“Namun kita juga perlu mempertimbangkan pertanyaan lain, seperti apakah ada alternatif selain BPA, apakah bahannya mudah dan lain sebagainya. Ada banyak kandungan kimiawi yang harus diperhatikan,” pungkasnya.(Ati)

BERITA REKOMENDASI