Batuk Berlendir dan Sesak Napas, Waspada Pneumonia

PNEUMONIA atau infeksi paru-paru merupakan salah satu penyakit pernapasan. Penyakit ini ditandai dengan batuk, sulit bernapas, dan demam.

Dilansir Webmd, Selasa (13/9/2016) pneumonia biasanya terjadi ketika Anda menghirup kuman atau bakteri ke dalam paru-paru. Anda mungkin bisa terserang penyakit ini setelah mengalami pilek atau flu.

Penyakit flu membuat paru-paru Anda sulit untuk melawan infeksi, sehingga rentan mengidap pneumonia.

Penyakit pneumonia bisa manjadi semakin parah seiring berjalannya waktu, seperti penyakit asma, penyakit jantung, kanker, atau diabetes.

Gejala pneumonia yang disebabkan oleh bakteri biasanya ditandai dengan beberapa indikator, antara lain :

1. Batuk berlendir yang berasal dari paru-paru. Untuk tingkatan yang lebih parah lendir bisa bercampur darah.

2. Demam cukup tinggi.

3. Bernapas dengan cepat dan sesak napas.

4. Gemetar dan menggigil.

5. Nyeri pada dada. Kondisi nyeri akan semakin parah jika Anda batuk atau saat bernapas.

6. Mudah lelah dan lemah.

7. Mual dan muntah.

8. Mudah diare.

Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti di atas, mungkin berisiko terkena pneumonia. Namun, untuk orang dewasa terkadang memiliki gejala yang berbeda. Mungkin mereka tidak demam dan batuk tanpa lendir.

Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit paru-paru lebih rentan terkena pneumonia. Penyakin ini memang datang perlahan seiring memburuknya kondisi daya tahan tubuh. (*)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI