Berantas Tuberkulosis, Amerika Serikat Gandeng Indonesia Perluas Kerja Sama

PEMERINTAH Amerika Serikat melalui melalui Badan Pembangunan Internasional (USAID) dan Becton, Dickinson and Company (BD)perusahaan teknologi medis internasional yang berbasis di AS, meresmikan kemitraan baru untuk mendukung pemberantasan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia melalui Program TBC Nasional.

Dengan estimasi jumlah kasus baru sebanyak 842.000 setiap tahunnya dan 294 kematian setiap harinya, Indonesia memiliki beban TB tertinggi ke-3 tertinggi se-dunia, demikian keterangan pers yang diterima dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Sabtu (29/6/2019).

Dengan hanya sekitar sembilan persen kasus TBC kebal obat yang bisa didiagnosis, TBC semakin sulit untuk ditangani.

Kemitraan USAID dan BD didesain untuk memperkuat kemampuan Sistem Laboratorium Kementerian Kesehatan untuk mendiagnosis dan memantau pasien yang sedang menjalani pengobatan TBC.

Kemitraan ini akan berupaya menciptakan solusi inovatif untuk memperkuat deteksi kasus TBC di Indonesia, terutama kasus TBC kebal obat.

"Mengakhiri TBC bersama dengan para mitra kami di Indonesia merupakan salah satu prioritas utama kami. Pendekatan baru kami, the USAID Global Accelerator to End TB mempercepat investasi dari para mitra swasta seperti BD sehingga negara-negara di dunia termasuk Indonesia, dapat menghentikan penyebaran TBC dan memberikan manfaat bagi semua orang tanpa melihat kewarganegaraan mereka," Direktur USAID Indonesia Erin E. Mckee.

Renuka Gadde, Wakil Presiden BD Global Health mengatakan, "Dengan kemitraan ini, BD dapat menyumbangkan kemampuan canggih dan keahlian dalam pengujian fenotipik kepada populasi yang paling membutuhkannya."

"Kami melihat adanya kesempatan untuk meningkatkan ekosistem laboratorium dalam hal jaminan kualitas, proses rujukan spesimen dan membangun sistem ekstraksi data. Kami berharap kemitraan dengan USAID Indonesia dan Program TBC Nasional Indonesia akan memberikan makna mendalam untuk mengatasi tantangan terkait penyakit menular yang kebal obat," paparnya.

Bersama dengan Program TBC Nasional, kemitraan BD dan USAID juga meningkatkan kemandirian Indonesia dalam hal deteksi dan penanganan kasus TB dengan diterapkannya keahlian dan komitmen sektor swasta untuk menciptakan solusi TBC yang efektif dan berkelanjutan.

Kemitraan ini hanya salah satu dari berbagai inisiatif sektor kesehatan yang dilaksanakan oleh Kedutaan Besar AS di Indonesia, yang menunjukkan luasnya peran AS dalam Kerjasama Strategis Amerika Serikat-Indonesia.

USAID adalah lembaga pembangunan internasional utama di dunia dan katalisator dalam mendorong hasil-hasil pembangunan.

Pekerjaan kami memajukan keamanan nasional dan kemakmuran ekonomi serta mendukung kemandirian serta ketangguhan. USAID telah bekerja sama dengan Indonesia untuk menanggulangi TBC selama 20 tahun dan memberikan manfaat langsung bagi 700.000 warga negara Indonesia.(*)

BERITA REKOMENDASI