Berdasarkan Perhitungan, Takaran Sperma ‘Sempurna’ Adalah..

PASANGAN suami istri tentunya mengharapkan pernikahan mereka akan dibuahi oleh kehadiran anak. Namun, terkadang beberapa faktor seperti kurangnya kesuburan sperma saat membuahi sel telur, menjadi 'penghalang' untuk mendapatkan buah hati.

Oleh karena itu, sebuah penelitian tentang perhitungan sperma yang 'sempurna' untuk memiliki anak pun dilakukan.

Seperti dikutip dari Daily Mail, Minggu (6/11/2016), penelitian itu dilakukan dengan memformulasikan banyak simbol matematika yang mungkin digunakan oleh Profesor Stephen Hawking gunakan saat menguak rahasia jagad raya.

Uji coba rumusan matematika tersebut diduga dapat membantu dalam menentukan seperti apa sperma yang sempurna dan merupakan 'kunci' pembuahan.

Dirancang oleh ilmuwan Inggris, aljabar menjelaskan bahwa sperma yang efisien dilihat dari faktor seperti panjang ekor dan tingkat pertahanan isolasinya, saat berenang menuju sel telur.

Penelitian itu merupakan salah satu dari serangkaian persamaan yang diharapkan ilmuwan dapat membantu pasangan, untuk menjalani perawatan kesuburan dengan menggunakan spesimen yang paling efisien.

Menurut keterangan tim peneliti Birmingham University, dengan menggunakan matematika mereka berencana untuk membuat aplikasi ponsel yang dapat mendeteksi kesuburan seorang pria dalam hitungan detik. Analisa kesuburan dapat mereka peroleh dari sampel sperma yang diperbesar.

"Penelitian ini memiliki potensi untuk mengubah penanganan kesuburan," kata pimpinan projek, Dr Dave Smith.

Sebuah survei menunjukkan satu dari enam pasangan mengalami kesulitan dalam mendapatkan anak. Hal ini diperkirakan terjadi pada hampir semua kasus akibat rusaknya sperma suami. (*)

BERITA REKOMENDASI