Berikut Gejala Awal Pneumonia

PNEUMONIA atau paru-paru basah merupakan penyakit yang diam-diam mematikan, terutama terhadap anak-anak. Menurut statistik UNICEF, pneumonia menyumbang sekira 15 persen dari semua kematian balita dan menyebabkan 920.000 anak-anak meninggal dunia pada tahun 2015.

Karena itu, Anda perlu melakukan deteksi dini agar dapat membantu pengobatan dan perawatan. Berikut gejala-gejala awal pneumonia menurut Dr Gyanendra Agrawal, Senior Consultant, Respiratory & Critical Care unit, Jaypee Hospital, yang dikutip Thehealthsite.

Batuk

Batuk terus-menerus adalah tanda dari pneumonia yang disertai dahak hijau. Bahkan, kadang-kadang dahak disertai dengan darah, karena patogen menyerang jaringan paru-paru.

Demam

Demam biasanya sangat tinggi dan disertai menggigil pada anak-anak. Sedangkan, orang dewasa biasanya hanya mengalami demam ringan.

Sesak nafas

Pneumonia adalah penyakit peradangan yang menyerang kantung udara di paru-paru. Ketika patogen terus meningkat di paru-paru, maka akan mulai menutupi dan mulai menyerang saluran udara yang mempengaruhi hidung dan tenggorokan. Hal ini akan menyebabkan kesulitan bernafas, terutama sedang melakukan aktivitas fisik.

Nyeri dada

Ketika peradangan semakin memburuk, maka batuk akan terus berkembang. Kemudian, seseorang akan mulai merasakan sakit yang menusuk dan nyeri dada. Selanjutnya, nyeri dada dapat memperburuk kondisi, sehingga semakin sulit bernafas.  (*)

BERITA REKOMENDASI