Berikut, Tips Hindari Emotional Eating Saat Pandemi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Banyak orang merasa stres akhir-akhir ini menghadapi proses adaptasi dalam menjalankan tatanan kehidupan baru selama pandemi. Seluruh keluarga berada di rumah sepanjang hari, jadwal kerja dan sekolah yang berubah dan dipenuhi hal baru serta rutinitas harian lainnya dapat meningkatkan rasa cemas yang akhirnya dapat meningkatkan stres. Stres juga dapat membuat kita menjauhi kebiasaan makan yang sehat dan akhirnya berdampak kurang baik pada tubuh.

Senior Director, Worldwide Nutrition Education and Training, Herbalife Nutrition, Susan Bowerman mengatakan respon alami tubuh terhadap stres membuat kita lebih “aktif” dan waspada. Tetapi ketika respon terhadap stres ini kita aktifkan secara terus menerus, hal tersebut dapat membebani kekebalan tubuh, sehingga lebih sulit bagi tubuh untuk menangkal penyakit. Dan karena sistem kekebalan tubuh yang baik bergantung pada pola makan kaya nutrisi, maka menjamin terpenuhinya kecukupan nutrisi tubuh menjadi salah satu pertahanan terbaik melawan penyakit, terutama menghadapi masa-masa ketidakpastian seperti saat ini.

“Memang hal itu lebih mudah untuk diucapkan dibanding dilakukan. Karena stres juga dapat menyebabkan kelelahan dan depresi. Jika demikian pelarian yang mudah adalah dengan makan. Tetapi saat ini ada baiknya anda mulai memikirkan untuk mengganti pola makan yang cepat dan nyaman – seringkali sarat dengan lemak, garam dan gula – menjadi makanan sehat. Dan jika Anda beralih ke kafein untuk menangkal kelelahan, itu juga bisa menjadi bumerang, dengan mengganggu tidur Anda,” tambah Susan.d i Jakarta Selasa (29/9 2020)

BERITA REKOMENDASI