Bokong Bohay Rawan Saraf Kejepit, Waduh!

MASALAH Low Back Pain (LBP) atau nyeri tulang belakang mulai menjadi masalah banyak masyarakat milenial. Kebiasaan duduk terlalu lama menjadi habit pemicu masalah ini. Salah satu masalah dari penyakit ini adalah syaraf kejepit!

Nyeri pinggang adalah penyakit yang mampu menggangu aktivitas Anda setiap harinya. Bila tidak segera diatasi, tentunya akan menjadi benalu dari setiap aktivitas Anda. Makanya, semakin cepat penanganan masalah ini, semakin baik juga kondisi tubuh Anda.

Bicara mengenai penyakitnya, tidak ada batasan usia dari penderita penyakit ini. Mau itu anak-anak pun orang dewasa, bisa mengalami masalah ini. Tapi risiko cukup tinggi terdapat di laki-laki yang berusia sudah cukup tua. Dijelaskan Dokter Sub-Spesialis Spine Ortopaedik dr Luthfi Gatam, SpOT laki-laki memiliki kecenderungan aktivitas yang lebih besar. Sehingga risikonya juga semakin tinggi. Beban tulang laki-laki juga lebih berat dari perempuan.

Terkait dengan penyebab masalah, Dr Luthfi menjelaskan ada beberapa penyebab, antara lain penggunaan obat pinggang berlebihan, pekerjaan yang menuntu fisik membungkuk terlalu sering, mengangkat brban berulang, atau posisi duduk dan berdiri yang terlalu lama. "Faktor lainnya juga bisa disebabkan kegemukan, postur tubuh yang kurang baik, atau karena tidur di kasur yang lembek," katanya saat ditemui Okezone di Oak Tree Restaurant, Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Dr Luthfi juga menjelaskan, memiliki pantat yang terlalu bohay juga bisa memicu risiko syaraf kejepit ini. Sebab, tekanan terlalu tinggi berada di pinggang belakang yang mana menjadi titik terbanyak masalah ini terjadi. Sehingga, mereka yang memiliki pantat besar, harus lebih aware dengan faktor penyebab yang telah dijelaskan di atas.

Sementara itu, Dr Luthfi menambahkan, mereka yang bertubuh besar bahkan buncit juga punya risiko yang sama dengan mereka yang berpantat besar. "Sekali lagi, fokus titik penahan tubuh mereka terlalu berlebih di pinggang. Sehingga, bila gerakan terlalu banyak dan berulang, akan mencederai tulang belakang mereka," pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI