Cegah Kurang Darah dengan Hati Sapi

Editor: KRjogja/Gus

SEBAGIAN jenis jeroan sapi biasa diolah menjadi masakan dengan cita rasa khas. Antara lain bagian paru-paru dan hati sapi. Bahkan bisa cukup diberi bumbu-bumbu alami lalu digoreng. Ketika dijadikan lauk-pauk lalu disajikan bersama tempe mendoan akan mampu menggugah selera makan.

Selain memiliki kandungan nutrisi, olahan berbahan jeroan satwa sapi tersebut juga diyakini dapat mendukung kesehatan secara alami. Khususnya bagian hati sapi antara lain memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Zat ini banyak dikenal termasuk unsur penting dalam pembentukan sel darah merah, sehingga cocok untuk rutin dikonsumsi penderita kadar haemoglobin (Hb) rendah.
“Artinya juga dengan rutin mengkonsumsi olahan hati sapi, asal tak berlebihan juga dapat membantu mencegah gangguan kesehatan seperti kurang darah ataupun anemia,” papar Cholis.

Lelaki yang tinggal di kawasan Tempel Sleman ini menambahkan, hati sapi juga memiliki kandungan gizi cukup tinggi. Ketika diolah menjadi beberapa jenis masakan, lalu dikombinasi dengan bumbu-bumbu alami serta sayur diyakini pula akan semakin menambah manfaat atau khasiat kesehatannya. Adapun kandungan nutrisi dalam hati sapi serta bisa membantu mendukung kesehatan, misalnya ada vitamin C, A, B12, asam folat, fosfor, zat besi dan seng. Sehingga, sudah sewajarnya untuk bisa rutin dikonsumsi siapa saja, apalagi dalam masa penyembuhan dari sakit maupun bagi ibu hamil. Tak kalah penting, hati sapi juga dipercaya mengandung suatu zat yang dapat membantu menjaga serta meningkatkan perkembangan fungsi otak.
“Jadi, bagus juga olahan hati sapi untuk bisa rutin dikonsumsi anak-anak balita,” tegasnya.

BERITA REKOMENDASI