Daun Kayumanis sebagai Pelega Pernapasan

KAYUMANIS (Cinnamomun burmanii) merupakan salah satu tanaman multifungsi yang telah banyak digunakan dalam industri makanan dan minuman, obat-obatan, serta minyak atsiri. Di samping kulitnya yang merupakan hasil utama tanaman kayumanis, daunnya dapat menjadi hasil samping yang memiliki nilai tambah melalui proses destilasi menjadi minyak atsiri.

Menurut Kepala Balitbangtan, Fadjry Djufry,dalam rilis yang diterima KR, hasil sampingan Tanaman kayumanis saat panen yang berupa batang, daun dan ranting dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai
ekonomis. “Saat ini permintaan komoditas rempah seperti kayu manis ini mulai meningkat, baik dalam bentuk agen penyedap makanan/minuman, dan juga sebagai bahan farmasi dan kosmetik.” tambahnya .

Senyawa aktif dalam minyak atsiri daun kayumanis adalah Llinalool (34,40%), 1,8-cineole (18,18%), a-pinene (13,96%), flpinene (9,30%), dan benzyl benzoat (4,42%). Senyawa ini dilaporkan dapat mencegah infeksi virus influenza yang dapat menyebabkan pneumonia serta mampu menambah kemampuan proteksi terhadap infeksi virus influenza. Senyawa kimia yang terkandung dalam kayumanis memiliki efek farmakologis yang berkhasiat sebagai obat-obatan seperti carminative, diaphoretic, antirematik, istomachica, dan analgesik.

BERITA REKOMENDASI