Harus Diterapkan Gaya Hidup Sehat di Masa Pandemi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Harus diterapkan gaya hidup sehat, di masa pandemi. Demikian diungkapkan Prof Ahmad Sulaeman, Guru Besar Keamanan & Gizi Pangan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB. Dalam sharing session pentingnya wujudkan gaya hidup sehat dalam acara ‘Virtual Media Gathering’ yang dikemas dalam format tur virtual pabrik di Ajinomoto Visitor Center, Rabu (17/11 2021).

Salah satu strategi dalam mewujudkan hidup sehat, yaitu dengan pengendalian asupan garam. “Untuk mencegah penyakit degeneratif, seperti diabetes, jantung, dan hipertensi, guna mewujudkan hidup sehat, penting untuk diperhatikan anjuran dari Kementerian Kesehatan RI tentang pembatasan asupan gula, garam, lemak (GGL),” ungkap Prof Ahmad.

Sebenarnya jika kita ingin makanan yang kita konsumsi memiliki cita rasa yang tinggi, namun juga ingin diet rendah garam, dengan menggunakan bumbu umami seperti MSG bisa dijadikan solusi.

Banyak penelitian di luar negeri seperti di Jepang, menunjukkan bahwa penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam dapur biasa,” lanjutnya.

Selain sebagai strategi diet rendah garam, Prof Ahmad mengungkapkan bahwa penggunaan bumbu umami seperti MSG pada masakan juga memiliki berbagai manfaat lain seperti meningkatkan selera makan sekaligus meningkatkan performa harian, meningkatkan pencernaan makanan berprotein, serta mampu meningkatkan produksi saliva (air liur) yang berperan membantu proses pencernaan senyawa kompleks di mulut, sehingga pada saat sudah di lambung pun kemudian mudah diserap tubuh.

Menurut Grant Senjaya Public Relations Dept Manager PT Ajinomoto Indonesia, Hari Kesehatan
Nasional menjadi momentum yang penting bagi semua untuk saling mengingatkan tentang pentingnya menerapkan gaya hidup sehat terutama di masa pandemi Covid-19.

“Harapannya, melalui sharing session ini teman-teman media bisa menyebarluaskan pentingnya penerapan gaya hidup sehat dan juga fakta informatif dan ilmiah tentang bumbu umami seperti MSG,” ujarnya.

Sebagai perusahaan produsen bumbu masak terkemuka, PT Ajinomoto Indonesia sangat concern
dengan masalah kesehatan dan asupan gizi masyarakat Indonesia untuk mewujudkan gaya hidup sehat, terlebih di masa pandemi.

“Virtual Media Gathering” yang dikemas dalam format tur virtual pabrik di Ajinomoto Visitor Center. Dalam acara ini PT Ajinomoto Indonesia, turut menghadirkan narasumber ahli di bidang pangan & gizi yaitu Prof Ahmad Sulaeman, Guru Besar Keamanan & Gizi Pangan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB.

Selain sebagai strategi diet rendah garam, Prof Ahmad mengungkapkan bahwa penggunaan bumbu umami seperti ‘msg’ pada masakan juga memiliki berbagai manfaat lain seperti meningkatkan selera makan sekaligus meningkatkan performa harian, meningkatkan pencernaan makanan berprotein, serta mampu meningkatkan produksi saliva (air liur) yang berperan membantu proses pencernaan senyawa kompleks di mulut, sehingga pada saat sudah di lambung pun kemudian mudah diserap tubuh.

“Kemudian, kegiatan tur virtual pabrik di Ajinomoto Visitor Center kami ini juga bisa menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat terkait produk-produk bumbu Ajinomoto yang terbuat dari bahan-bahan pilihan dan alami,” ujar Grant.

“Sebenarnya kami ingin sekali mengundang teman-teman media secara langsung berkunjung ke Ajinomoto Visitor Center kami yang berlokasi di Pabrik Karawang. Harapannya semoga di kesempatan media gathering berikutnya kami bisa mengundang teman-teman semua secara langsung,” lanjutnya.

PT Ajinomoto Indonesia tidak hanya akan terus menghadirkan kelezatan melalui produknya, tetapi juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia sebagai perusahaan penyedia solusi untuk permasalahan makanan dan kesehatan.(Ati)

BERITA REKOMENDASI