Hasil Uji Coba Obat Corona COVID-19 Datang 2 Pekan Mendatang

DIREKTUR Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, bahwa WHO akan segera mendapatkan hasil dari uji klinis terhadap obat-obatan yang mungkin efektif dalam mengobati pasien Corona COVID-19.

Merujuk pada studi klinis yang sedang dilakukan badan PBB, Dirjen WHO tersebut juga mengatakan dalam briefing pers, “Hampir 5.500 pasien di 39 negara sejauh ini telah direkrut untuk Pengujian Solidaritas.”

“Kami memperkirakan hasil sementara datang antara dua pekan ke depan,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Pengujian solidaritas itu dimulai pada lima jenis obat dengan kemungkinan pendekatan untuk pengobatan Corona COVID-19.

Lima jenis obat itu diantaranya adalah perawatan standar, yaitu remdesivir, obat anti-malaria hydroxychloroquine, obat HIV lopinavir/ ritonavir, dan lopanivir/ritonavir yang dikombinasikan dengan interferon.

Uji coba untuk obat hydroxychloroquine sempat dihentikan beberapa waktu yang lalu, setelah adanya penelitian yang menunjukkan tidak ada manfaat yang terlihat pada mereka yang mengalami virus itu.

Tetapi masih banyak usaha dalam pengamatan untuk obat tersebut, yang masih diperlukan untuk melihat apakah mungkin efektif sebagai obat pencegahan, demikian seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (4/7/2020).

Kepala Program Kedaruratan WHO, Mike Ryan menyebutkan bahwa tidak bijak untuk memprediksi kapan vaksin bisa siap melawan Corona COVID-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh Virus Corona baru yang telah menewaskan lebih dari setengah juta nyawa di dunia.

BERITA REKOMENDASI