Hobi Makan Petai, Ternyata Bermanfaat Atasi Hipertensi dan Anemia

Editor: KRjogja/Gus

PELUANG terserang gangguan kesehatan bisa terjadi kapan saja. Alangkah bijaksananya, jika kita mampu menjaga kesehatan sehingga terhindar dari gangguan kesehatan. Salah satu cara yang diterapkan, yakni menggunakan bahan-bahan natural alias secara alami.

Tanaman polong-polongan seperti petai diyakini juga memiliki khasiat kesehatan. Pemanfaatan petai antara lain untuk bidang kuliner maupun sekadar dijadikan lalapan. Ketika rutin dikonsumsi diharapkan bisa mampu memperoleh manfaat kesehatan, misalnya menjadi musuh anemia serta mampu meredam tekanan darah tinggi (hipertensi).

Sedangkan kandungan seratnya yang tinggi, antara lain mampu mempermudah/menormalkan kembali proses pencernaan atau menjadi musuh serangan sembelit. Selain itu saat terserang luka lambung, petai dapat digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan, karena teksturnya yang lembut dan halus. Bahkan petai juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.

Bagi yang biasa terserang mabuk saat naik kendaraan, yakni dapat membuat milkshake petai yang dimaniskan dengan madu. Bahan alami ini akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang rendah. Adapun tambahan susunya akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh. Lain lagi ketika mual pada pagi hari, maka perlu mengkonsumsi petai di antara jam makan, sehingga akan membantu mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.

Jika digunakan sebagai musuh insomnia, caranya dapat dengan rutin minum jus labu dengan ditambah sedikit kombinasi minyak wijen. Bahkan segelas jus labu dapat menjadi obat alami yang kampiun membantu mengatasi dehidrasi berlebihan ketika diare berat serta bisa menghindar kehilangan natrium pada badan. Tak kalah penting, seratnya yang tinggi baik juga baik untuk kesehatan jantung dan pencernaan. (Yan)

BERITA REKOMENDASI