Ikan Kakap Baik Bagi Ibu Hamil dan Mata

Editor: KRjogja/Gus

IKAN kakap adalah salah satu jenis ikan favorit dengan berbagai menu olahan seperti gulai kakap, kakap bakar, kakap kuah kuning, dll. Tidak hanya enak, ikan kakap juga terkenal kaya akan protein tanpa lemak yang bagus untuk otot, energi, metabolisme, dan kesehatan tubuh secara umum.

Ikan kakap adalah salah satu jenis ikan yang direkomendasikan untuk kesehatan. Berdasarkan penelitian, orang yang makan ikan secara teratur memiliki substansi abu-abu di pusat otak lebih banyak yang berperan untuk meningkatkan memori dan pengendalian emosi.

Terdapat banyak jenis ikan kakap yaitu kakap batu, kakap domba, kakap cubera, kakap gajah, lane snapper, dan lainnya namun yang paling banyak berkembang biang dan dapat dikonsumsi di Indonesia adalah kakap putih dan kakap merah.

Dilansir dari harianmerapi.com, beberapa manfaat ikan kakap putih dan merah untuk kesehatan diantaranya ialah dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan Tubuh Ikan kakap adalah sumber asam lemak omega 3 yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh secara keseluruhan. Manfaat asam lemak omega 3 docosahexaenoic (DHA) adalah untuk meningkatkan kesehatan otak dan mata. Ibu hamil dan menyusui disarankan memenuhi kebutuhan asam lemak omega 3 untuk mencegah risiko keterlambatan perkembangan, masalah perilaku, ADHD, autisme, dan cerebral palsy pada anak.

Kandungan ini juga sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan serta keterampilan komunikasi sosial pada anak. Asam lemak omega 3 dalam ikan kakap merah juga berperan untuk mengurangi risiko kanker, penyakit Alzheimer, penyakit autoimun, peradangan, sindrom metabolisme, penyakit jantung, penurunan mental, gelisah, dan gejala depresi.

Kemudian untuk meningkatkan kesehatan mata. Satu porsi ikan kakap mengandung sekitar 14% vitamin A dari rekomendasi asupan harian. Vitamin A adalah nutrisi yang larut dalam lemak. Manfaat vitamin A bagi kesehatan adalah untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, kesehatan mata, kepadatan tulang, dan kesehatan reproduksi. Berdasarkan penelitian, vitamin A dalam bentuk beta karoten juga dapat mengurangi risiko beberapa jenis kanker termasuk kanker serviks, paru-paru, kandung kemih, dan limfoma Hodgkin.

Selanjutnya adalah untuk mencegah anemia megaloblastik. Setiap 85 gram ikan kakap merah mengandung sekitar 3 mikrogram vitamin B12 yang berperan untuk meningkatkan produksi sel darah merah yang sehat. Hal ini kemudian dikaitkan dengan efektivitas untuk mencegah anemia karena kekurangan vitamin B12 menyebabkan anemia. Walaupun demikian, penelitian lanjutan masih dibutuhkan. Selain ikan kakap, vitamin B12 juga ditemukan di daging, unggas, telur, susu, dan produk olahan susu.

Ikan kakap juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Setiap 8 gram ikan kakap merah mengandung 41 miligram asam eikosapentaenoat (EPA) dan 232 miligram asam docosahexaenoic (DHA). Rantai panjang dari asam lemak omega 3 ini dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kadar tekanan darah tinggi. Maka dianjurkan makan sekitar 85 gram makanan laut untuk memenuhi kebutuhan 250 miligram EPA dan DHA per minggu untuk berbagai manfaat kesehatan. (Yan)

BERITA REKOMENDASI