Infeksi Nosokomial, Infeksi di RS yang Bisa Serang Pasien

Rumah sakit mungkin bisa dibilang bukan lah tempat yang paling bersih, karena pada dasarnya orang-orang yang datang ke sana membawa penyakit dari luar untuk selanjutnya disembuhkan di sana. Tidak heran jika banyak kuman atau pun penyakit yang bercampur aduk di rumah sakit.

Mungkin belum banyak orang yang tahu, tetapi ada suatu infeksi yang adanya hanya di rumah sakit dan bisa menyerang pasien yang dirawat di sana. Infeksi ini adalah infeksi Nosokomial, atau yang sekarang lebih dikenal dengan nama Healthcare Associated Infections (HAIs).

Apa itu Nosokomial/HAIs? Dr. Anis Karuniawati, SpMK., Ph.D, Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinis menjelaskan bahwa ini adalah infeksi yang terjadi di rumah sakit dan sumbernya juga berasal dari segala sesuatu yang ada di rumah sakit, seperti lingkungan, pasien dan pengunjung. Tetapi, infeksi ini bisa dibatasi karena belum tentu pasien yang terkena infeksi, memang karena infeksi Nosokomial ini.

“Seorang pasien dapat dikatakan terinfeksi HAIs atau Nosokomial setelah lebih dari dua hari setelah masuk rumah sakit. Jadi kalau sebelum masuk rumah sakit tanpa infeksi, tapi setelah dua hari pasien tiba-tiba terinfeksi, itu baru bisa dibilang dia terkena infeksi HAIs atau Nosokomial.”, papar Dr. Anis saat ditemui Okezone di Diskusi Media, Kamis (28/3/2019), di Jakarta.

“Tetapi ada beberapa kriterianya juga. Jadi misalnya kalau TBC, sakitnya TB, itu bukan Nosokomial karena TB itu inkubasinya cukup lama. Lebih dari dua hari tapi ada beberapa pengecualian.”, imbuhnya.

Menurut Dra. Cucu Cakrawati Kosim, M.Kes, Kepala Sub Direktorat Penyehatan Udra, Tanah, dan Kawasan, infeksi Nosokomial di Indonesia masih sangat tinggi. Selain itu, beliau juga menghimbau agar kita harus selalu fokus terhadap hal-hal seperti itu.

Untuk seseorang yang memilki penyakit laten, meskipun terkena infeksi saat lebih dari dua hari setelah dirawat di rumah sakit, itu tetap tidak bisa dikatakan sebagai infeksi Nosokomial, karena bisa jadi itu adalah mikroba-mikroba yang bisa laten di dalam tubuh.

“Jadi, memang penyebaran pada umumnya yaitu dua hari setelah pasien dirawat. Infeksi lainnya yang kemungkinan menimpa pasien berhari-hari setelah belum pasti bisa dibilang sebagai infeksi Nosokomial, karena kemungkinan itu adalah mikroba yang memang sudah laten di tubuhnya.”, tutup Dr. Anis. (*)

 

 

BERITA REKOMENDASI