Jenang Garut Efektif Redam Serangan Maag

Editor: KRjogja/Gus

NAMA garut sudah tak asing, apalagi bagi warga pedesaan. Bagian umbi tanaman ini dapat cukup direbus, diolah menjadi emping maupun dibuat jenang garut. Selain mempunyai nilai gizi dengan cita rasa khasnya, olahan garut diyakini pula memiliki khasiat kesehatan.

Seperti dijelaskan pembuat jenang asal Kedungbanteng Moyudan Sleman, Siti Mukaromah, jenang garut termasuk jenis jenang favorit bagi konsumen. Selain itu juga jenis jenang sumsum, ketan hitam, monte, pati dan bubur kacang hijau (burjo). Khususnya jenang garut dipercaya mampu membantu mencegah dan menjadi musuh serangan maag. Tak sedikit konsumen cocok juga dengan terapi alami menggunakan jenang garut.

“Untuk membuat jenang garut dan jenis jenang lainnya, saya tak menggunakan bahan pengawet, pewarna maupun pemanis sintetis. Jadi aman dan sehat dikonsumsi, apalagi kami sekeluarga termasuk cucu-cucu juga senang mengkonsumsi jenang seperti ini,” ungkap Siti.

Serangan maag ada pula yang menyebut nyeri lambung maupun gastritis, yakni adanya peradangan yang terjadi pada selaput lendir lambung. Sifatnya dapat akut dan kronis dengan gejala yang timbul, antara lain nyeri ulu hati, rasa perih di lambung atas, mual serta muntah-muntah. Selain dilawan dengan garut atau sejumlah olahan garut, dapat juga berikhtiar menggunakan ramuan alami dari beberapa tanaman lain, antara lain bagian daun dari tanaman alpukat, akar daruju, temu putih dan akar bunga matahari.

Adapun beberapa ciri khas umbi tanaman garut, misalnya beruas dan seperti bersisik. Warna bagian umbi, putih dan pemanenannya dilakukan jika umbi garut sudah tua. Adapun perbanyakan tanaman biasa dengan anakan maupun potongan umbi yang sudah tumbuh tunasnya. Adapun pemanenan umbi ini rata-rata pada umur enam sampai delapan bulan. Umbi siap panen terutama ditandai dengan menguningnya batang maupun daun tanaman.

“Kalau tidak mau repot membeli masih wujud umbi mentah, bisa juga membeli yang sudah wujud tepung dan bisa diproses menjadi beberapa jenis olahan berbahan baku garut,” sebut Siti.

Selain jenang garut, jenang atau bubur sumsum diyakini juga memiliki khasiat kesehatan, sehingga sering juga sebagai menu andalan bagi orang yang sedang sakit, terutama penderita sakit pencernaan. Bahkan bubur sumsum juga sangat baik bagi penderita asam lambung, sebab bisa menetralkan asam lambung, sehingga berperan meredakan nyeri lambung. Sebagai alternatif lain, santan yang digunakan untuk memasak bubur sumsum bisa juga diganti dengan susu.

Beberapa manfaat penting bubur sumsum bagi ibu hamil, antara lain bisa menjadi salah satu jenis makanan penambah tekanan darah. Salah satu faktornya, karena adanya kandungan santan pada bubur sumsum. Santan memiliki kandungan zat besi dan bisa membantu tubuh untuk memproduksi hemoglobin agar tak terjadi anemia atau kekurangan darah pada tubuh.

“Jenang berbahan alami seperti ini tak ada efek samping membahayakan ketika bisa rutin dikonsumsi, baik dengan membuat sendiri ataupun cukup membeli,” tambahnya. (Yan)

 

BERITA REKOMENDASI