Junk Food Berbahaya Bagi Ginjal

Editor: KRjogja/Gus

MUNGKIN sudah banyak yang mengetahui bila junk food tidak sehat, tetapi kita tetap memakannya. Namun, ada alasan lain yang membuatnya Anda harus berhenti makan junk food.

Sebuah studi baru memperingatkan bahwa makan junk food dan makanan berlemak rutin dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada ginjal dan memicu diabetes. Pada diabetes tipe 2, tubuh tidak menghasilkan cukup insulin yang menyebabkan akumulasi gula dalam darah, sehingga berkonsekuensi jangka panjang terhadap ginjal.

"Diet negara Barat lebih banyak mengonsumsi junk food dan lemak. Padahal, ada hubungan antara konsumsi junk food berlebihan dengan kenaikan prevalensi obesitas dan diabetes tipe 2," ujar penulis utama penelitian, Havovi Chichger dari Anglia Ruskin University di Inggris, dikutip Zeenews, Jumat (13/5/2016).

"Di penelitian kami, diabetes tipe 1 dan 2 menginduksi perubahan pada transportasi glukosa dalam ginjal. Tapi, junk food atau diet tinggi lemak menyebabkan perubahan sangat mirip dengan yang ditemukan pada diabetes tipe 2," tambah Chichger

Untuk mengetahui bagaimana resistensi insulin, terlalu banyak gula atau lemak mempengaruhi transporter glukosa di ginjal, peneliti menggunakan model hewan diabetes dan obesitas.

Sejumlah tikus diberi makan junk food, keju, cokelat dan biskuit selama 8 minggu atau diet tinggi lemak (60 %). Kemudian, para peneliti menguji efek dari diet tersebut pada gula darah dan transporter glukosa yang berbeda dalam ginjal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tertentu dari transporter glukosa serta protein hadir dalam jumlah tinggi di tikus dengan diabetes tipe 2. Tapi, diet tinggi lemak dan junk food menyebabkan peningkatan serupa di reseptor tersebut.

"Menemukan cara untuk menghambat penyerapan glukosa kembali pada ginjal dapat mencoba pengobatan yang potensial untuk menurunkan kadar gula darah," imbuh para peneliti. (*)

 

 

BERITA REKOMENDASI