Kalbe Farma Galang Gerakan Lawan Diabetes

JAKARTA (KRjogja.com) – Penyandang diabetes di Indonesia cenderung mengalami peningkatan. Dari hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 dan 2013 jumlahnya sudah mencapai 9,1 juta jiwa dan jika tidak dilakukan intervensi diperkirakan pada tahun 2040 angkanya bisa mencapai 16,2 juta jiwa.
 
Dalam upaya memerangi prevalensi penyakit Diabetes di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan bermitra dengan PT Kalbe Farma Tbk bermitra Gerakan Indonesia Lawan Diabetes. "Prevalensi diabetes tiap tahun cenderung meningkat. Ini harus kita cegah bersama-sama," kata Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek.
       
Menurut Menkes, berdasarkan data WHO (2014) sebanyak 90% dari perkiraan 422 penyandang diabetes di seluruh dunia, menderita diabetes tipe 2 yang disebabkan gaya hidup tidak sehat. “Di Indonesia sendiri, saat ini diabetes sudah menjadi penyakit pembunuh nomor 3, melebihi penyakit menular seperti tuberkulosis, malaria dan diare,” jelasnya.

Guna mencegah atau melawan diabetes, lanjut Menkes, tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri oleh sektor kesehatan. Ini dikarenakan diabetes merupakan jenis penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup dan perilaku masyarakat sehari-hari. “Untuk melawannya dibutuhkan kerja keras, sinergi dan kerjasama antar semua sektor dan elemen masyarakat,” tegasnya.

Presiden Direktur PT Kalbe Farma, Irawati Setiady meyakini, diabetes adalah jenis penyakit yang bisa dicegah. Tetapi jika seseorang sudah terkena diabetes, penanganannya harus seumur hidup dan itu membutuhkan biaya mahal. Sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat, PT Kalbe Farma secara aktif ambil bagian untuk melakukan edukasi terkait diabetes, cara pencegahan dan cara penanganannya. Edukasi tersebut tidak hanya untuk kalangan tenaga medis tetapi juga masyarakat awam. (Imd)
 

BERITA REKOMENDASI