Kapulaga Bermanfaat Obati Masuk Angin

Editor: KRjogja/Gus

TANAMAN kapulaga termasuk jenis tanaman rempah berkhasiat obat. Senang tumbuh terutama di tanah subur, terlindung dari sinar matahari dan lebih ideal di dataran tinggi dengan udara sejuk. Bagian tanaman yang biasa dimanfaatkan antara lain buah atau bijinya yang berada di bagian bawah tanaman atau di permukaan tanah.

Penggunaannya dapat secara tunggal maupun dipadu dengan bahan-bahan lain, misalnya dicampurkan pada kopi rempah dan wedang uwuh. Dengan adanya bahan kapulaga antara lain sebagai ekspektoran atau musuh gangguan pada tenggorokan. Khasiat ekspektoran ini terutama berasal dari kandungan minyak atsiri sineol, si karminatif yang juga bekerja pada obat masuk angin. Sineol yang serupa tetapi tak sama dengan eukaliptol kayu putih ini lebih pedas, tetapi sejuk saat ditelan.

Seperti dilangsir dari Harianmerapi.com, selain sebagai ekspektoran, bahan alami ini juga diyakini sebagai peluruh kentut atau anti masuk angin serta anti batuk. Berkhasit pula sebagai musuh perut kembung, kejang/sakit perut, muntah, radang lambung (maag) serta demam. Sebagai ikhtiar pengobatan luar, bisa cukup dengan merebus atau menghaluskan semua bagian tumbuhan ini, lalu airnya atau adonan halusnya dibalurkan ke bagian yang sakit. Sedangkan cara sederhana untuk pengobatan dalam tubuh, biji kapulaga ditumbuk lalu direbus dan air disaringan lalu diminum.

Jika dikombinasi dengan bahan berkhasiat lain lalu menjadi minuman kesehatan jenis wedang uwuh, antara lain dapat membatu menjaga stamina, meningkatkan kekebalan tubuh dan memperlancar aliran darah. Bahkan, dipercaya juga sebagai anti oksidan (pendukung imunitas tubuh), membantu meredam nyeri, meredakan perut mulas karena masuk angin dan mengatasi gangguan pada lambung.

Adapun ciri tanaman kapulaga, misalnya tampilan tanamannya mirip tanaman laos. Tinggi tanaman bisa mencapai dua sampai tiga meter. Cara perbanyakkan tanaman banyak yang senang menggunakan anakan atau tunas baru. Idealnya, tinggi anakan/tunas sekitar 50 cm. Jika sudah berbuah, buah kapulaga tidak di dalam tanah namun di seputar batang bawah atau di atas permukaan tanah. Oleh karena memiliki beberapa manfaat kesehatan, jenis tanaman ini layak dijadikan sebagai tanaman berkhasiat obat. Agar terjaga kesehatan dan kesuburan tanamannya, dapat dipupuk menggunakan pupuk organik secara berkala. (Yan)

BERITA REKOMENDASI