Kejadian Langka, Pria Ini Menangis Darah, Tanda Penyakit Apa?

MENANGIS adalah cara manusia mengekspresikan kondisi emosi ketika sedang bersedih maupun marah. Semua itu dilakukan untuk meluapkannya.

Jika biasanya menangis mengeluarkan air berwarna bening, tapi apa yang terjadi jika tiba-tiba air mata berubah warna menjadi darah? Boleh percaya atau tidak, namun inilah kenyataan yang ada. Seorang pria 22 tahun mengalami hal aneh pada matanya.

Bukannya mengeluarkan air mata, ia justru mengeluarkan darah saat sedang menangis sehingga terlihat mengerikan. Pria yang tidak diketahui namanya itu dirawat di rumah sakit setelah dia menangis darah. Anehnya, dokter tidak dapat menemukan penyebabnya.

Ia memeriksa ke rumah sakit setelah menangis darah sebanyak dua kali, tetapi ketika dilakukan pemeriksaan, tidak ada yang buruk pada kondisinya melainkan dia baik-baik saja.

Dalam dunia medis memang ada istilah menangis darah yang dikenal sebagai hemolacria, yaitu suatu kondisi yang bisa menyebabkan seseorang meneteskan air mata darah. Hal itu dapat disebabkan oleh beberapa hal dan dapat membuat pasien menangis dengan tetesan air mata merah atau air mata kental yang seluruhnya terbuat dari darah.

Para dokter di Institut Ilmu Kedokteran Kepulauan Andaman dan Nikobar di India mengirim pria itu untuk tes darah dan tes fungsi hati, tetapi hasil keduanya normal. Khawatirnya, mungkin ia memiliki masalah pembekuan darah, yang dapat meningkatkan risiko pendarahan internal yang mematikan, sehingga dokter mengambil langkah untuk tes lebih lanjut.

Lagi-lagi hasilnya normal, darahnya membeku secara normal. Tidak sampai disitu, dokter pun juga memeriksa untuk infeksi dan penyakit genetik dan hasilnya pun juga normal.

Setelah sejumlah tes dokter tidak dapat menyimpulkan penyebab kondisi pasien, menurut laporan kasus British Medical Journal. Mereka memutuskan hemolacria-nya idiopatik, artinya penyebabnya tidak diketahui, yang menyumbang sekitar 30 persen kasus.

"Haemolacria adalah suatu kondisi di mana pasien memiliki air mata berdarah, bukan air mata berair normal," tulis Dr Robert James dalam laporan itu yang Okezone lansir dari The Sun, Jum’at (28/12/2018).

Baginya, ini adalah gejala dari sejumlah penyakit. Ini mungkin merupakan indikasi dari tumor pada alat lakrimal atau kelenjar di belakang mata. Konjungtivitis bakteri yang parah atau cedera lokal pada mata dapat hadir dengan hemolacria.

Tidak hanya pria saja, wanita pun bisa mengalami. Pada wanita, deposisi jaringan endometrium ektopik dalam saluran lakrimal dapat menimbulkan air mata berdarah selama menstruasi. Selain itu, pembesaran vena yang mengelilingi mata atau konjungtivitis di lapisan dalam kelopak mata juga dapat menyebabkan perdarahan, seperti halnya tumor di vena yang mengelilingi mata.

Haemolacria sendiri adalah kondisi yang sangat langka, meskipun biasanya tidak berbahaya. Tetapi jika Anda melihat darah di mata Anda, tetap kunjungilah dokter untuk memeriksanya agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. (*)

 

 

BERITA REKOMENDASI