Kepala Nila Sumber Antioksidan

Editor: KRjogja/Gus

IKAN nila termasuk jenis ikan air tawar populer di masyarakat. Cara mengolahnya pun cukup beragam seperti digoreng, dibakar, dibuat sup sampai gulai. Bahkan dapat juga sekadar dikukus dengan dipotong-potong dahulu, misalnya menjadi tiga potong.

Cara mengolah ikan nila dengan dipotong-potong dahulu lalu cukup dikukus banyak dilakukan oleh Bambang M asal Sleman. Ketika membeli di pedagang ikan, biasa langsung minta dibersihkan serta dipotong-potong. Jika belum diolah semua, sebagian dapat disimpan dahulu di freezer. Terutama daging ikan di bagian kepala diyakini memiliki cita rasa gurih, ada seni tersendiri memilih daging di bagian kepala dan juga banyak kandungan antioksidannya.

“Adanya kandungan antioksidan akan mampu mendukung kesehatan, seperti untuk menghindarkan agar tak mudah terkena gangguan kesehatan. Jadi menurut saya, termasuk malah rugi jika mengolah ikan nila dengan membuang dahulu bagian kepalanya,” ungkap Bambang.

Tak kalah penting, sebutnya, dengan rutin mengkonsumsi olahan daging nila dipercaya membantu menjaga kesehatan jantung. Khususnya yang digoreng dengan minyak goreng, apalagi kualitas minyaknya kurang baik diharapkan sangat diminimkan, karena dikhawatirkan bisa memicu munculnya kolesterol jahat. Sehingga olahan dengan cukup dikukus ataupun dibuat sup dengan tambahan beberapa jenis sayur lebih ia senangi.

BERITA REKOMENDASI