Pilih Lari atau Bersepeda, Olahraga yang Efektif Untuk Diet?

PADA masa pandemi Covid-19 olahraga menjadi bagian penting yang dilakukan banyak kalangan. Nah jika kamu ingin langsing dan bugar, lebih efektif lari atau bersepeda ya?

Bila melihat perkembangannya, akhir-akhir ini memang sudah banyak masyarakat yang memutuskan berolahraga. Sebagian ada yang memilih lari atu bersepeda.

Selain untuk menjaga kebugaran tubuh, lari atau bersepeda dilakukan untuk menurunkan berat badan. Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pemerintah mengajurkan masyakrat untuk berolahraga di tengah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi memutus rantai penularan

Kebijakan ini kemudian memunculkan peraturan-peraturan baru. Seperti penerapan Work From Home (WFH), banyak orang yang menyemppatkan lari atau bersepeda.

Bahkan, beberapa waktu lalu, kawasan Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta Pusat, sempat viral lantaran membludaknya pengunjung yang ingin berolahraga di tempat tersebut.

Namun, di antara kedua olahraga tersebut, manakah yang paling efektif dan cepat dalam menurunkan berat badan Menurut dokter spesialis kedokteran olahraga, Dr Andhika Raspati, SpKO, baik olahraga maupun bersepeda punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.
“Tapi kalau berbicara olahraga mana yang paling cepat dan efektif membakar kalori dengan durasi yang sama, jawabannya adalah lari,” ungkap Andhika saat dihubungi Okezone via sambungan telepon, Jumat (3/7/2020).

Alasannya pun sangat sederhana. Andhika mengatakan lari atau jogging cenderung membuat seluruh anggota tubuh lebih aktif bergerak.

Di samping itu, olahraga ini juga memaksa tubuh bergerak sambil menopang berat badan. Sehingga proses pembakaran kalori lebih cepat tercapai.

“Ketika kita lari semua anggota tubuh kan ikut bergerak. Tangan juga ikut bergerak, sehingga pada durasi yang sama, besaran kalori yang terbakar jauh lebih banyak dibandingkan bersepeda,” kata Andhika.

Namun, bukan berarti bersepeda tidak direkomendasikan untuk dilakukan. Justru olahraga ini sangat dianjurkan bagi mereka yang menderita obesitas. Terutama untuk unsur kenyamanannya.

“Pada orang-orang yang obesitas tentu lebih nyaman bersepeda. Biasanya kalau mereka lari itu ada keluhan pada kakinya, seperti rasa sakit karena topangannya lebih berat” ungkap Andhika.

BERITA REKOMENDASI