Lidah Pahit Tanda Pilek atau Covid-19? Simak Penjelasannya

Editor: KRjogja/Gus

PERUBAHAN cuaca ekstrem terjadi membuat kuman dan virus semakin aktif. Tak heran jika kondisi ini membuat masyarakat menjadi rentan terserang penyakit. Salah satu penyakit yang sering dialami selama musim penghujan adalah pilek.

Bisa dibilang pilek adalah salah satu penyakit yang dianggap sepele. Alhasil tak sedikit masyarakat yang menganggap remeh dan acuh terhadap penyakit ini. Padahal, pilek bisa menjadi salah satu indikasi gejala Covid-19.

Biasanya orang yang terserang pilek, akan mengalami anosmia. Ini merupakan suatu kondisi di mana seseorang kehilangan kemampuan untuk mencium bau dan merasakan makanan.

Merangkum dari laman Instagram resmi Bidang Koordinasi Relawan Satgas Covid-19 @satgas.relawan, Kamis (28/1/2021) berikut perbedaan anosmia gejala Covid-19 dan pilek yuk disimak.

Gejala Covid-19

1. Hilangnya fungsi penciuman terjadi karena penyebaran infeksi ke saraf penciuman.

2. Diiringi dengan ketidakmampuan indra pengecap dalam merasakan makanan terutama rasa pahit dan manis.

3. Terjadi dalam waktu yang lama, hingga hampir satu bulan lamanya.

Pilek

1. Hilangnya kemampuan penciuman, muncul akibat hidung dan saluran napas yang tersumbat.

2. Terjadi penurunan fungsi indra pengecap tapi masih bisa membedakan rasa manis dan pahit.

3. Berlangsung membaik hingga satu minggu.

BERITA REKOMENDASI