Manfaat Teh Hijau yang Terkadang Sering Keliru

Teh hijau kini semakin favorit sebagai pengganti teh hitam. Orang percaya bahwa teh hijau punya manfaat sehat yang jauh lebih baik. Benarkah demikian?

Beberapa khasiat teh hijau yang diyakini seperti membakar lemak perut, meningkatkan metabolisme, menyembuhkan kanker, dan lainnya. Apakah hal itu benar atau hanya mitos belaka?

Dilansir dari Pink Villa, ada beberapa anggapan di masyarakat seputar teh hijau, di antaranya,

Turunkan Berat Badan

Fakta ini masih pro dan kontra antata para peneliti. Menurut peneliti, semua jenis teh hanya memiliki 1 kalori per 100 ml sajian, baik itu teh hijau atau hitam. Jadi, dengan minum teh apapun tidak akan mendapatkan kalori ekstra. Baik kandungan teh hijau atau teh hitam, keduanya rendah kandungan kafein.

Anti Oksidan yang Berbeda

Penelitian mengatakan bahwa teh hijau dan teh hitam memiliki sifat antioksidan masing-masing. Sementara teh hijau mengandung Catechin dan Kaempferol sebagai antioksidan, teh hitam memiliki Quercetin dan Theaflavins.

Anti-Kanker

Semua orang yang minum teh hijau juga tak otomatis pasti tak kena kanker. Sebab sel kanker juga belum diketahui pasti apa asal mulanya. Namun memang kandungan antioksidan di dalamnya bergungsi mencegah kanker jika diminum rutin.

Teh Hijau Anti-Penuaan

Teh hijau menyapu radikal bebas dari tubuh kita untuk mencegah kerusakan jaringan kulit. Sifat katekin di dalamnya juga dapat melindungi kulit dari sinar UV yang berbahaya. Meski begitu hal itu masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Teh hijau Kendalikan Gula Darah

Itu tergantung pada bagaimana meraciknya. Versi teh hijau tanpa pemanis atau gula tentu akan menurunkan kadar gula dalam darah. Tapi jika tetap minum pakai gula, tetap saja gula darah tak terkendali. Dan kuncinya adalah asupan pola makan, tidak cukup hanya minum teh hijau. (*)

BERITA REKOMENDASI