Masih Ada 210 Ribu Penderita Katarak di Indonesia

JAKARTA, KRJOGJA.com – Penderita katarak di Indonesia mencapai 210 ribu jiwa atau 0,1 persen dari populasi penduduk di tanah air yang mencapai 250 juta. Guna  mengentaskan angka kebutaan akibat katarak pemerintah masih bergantung pada bantuan mitra dalam kegiatan bakti sosial. 

"Angka katarak di Indonesia masih tertinggi di Asia Tenggara. Sejauh ini, pemerintah belum memprioritaskan pengentasan katarak. Karena itu kita masih membutuhkan dukungan swasta dan mitra dalam kegiatan bakti sosial," kata Menteri Kesehatan Nila F Moeloek di Jakarta.

Mnurut Mentri penyebab utama kebutaan adalah katarak. Setiap tahunnya, jumlah operasi katarak yang dijalankan mencapai 80 ribu jiwa. Sedangkan jumlah tenaga medis ahli mata (aphthalmologist) di Indonesia baru mencapai 2.325 dokter. 

Karena itu, Menteri mengapresiasi perusahaan Jamu Sido Muncul yang peduli dan menjadi mitra pemerintah dalam penyembuhan penyakit katarak dalam bentuk bakti sosial. Selain, itu, peran persatuan dokter spesialis mata Indonesia (PERDAMI), ) yang terus melakukan pelatihan kepada dokter-dokter ahli mata. 

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyampaikan ini adalah kali pertamanya operasi katarak gratis bersama Christine Panjaitan. 

"Memang saat itu Christine cerita ke saya bahwa Ia akan menjadi calon legislatif. Saya bilang, kalau mau jadi wakil  rakyat, kita harus tahu permasalahan yang sedang dialami masyarakat. Kita harus  turun langsung melihat dan mendengar aspirasi masyarakat. Berhubung salah satu CSR  kami adalah Operasi Katarak Gratis, maka saya ajak untuk ikut melaksanakan kegiatan  ini. Jadi apabila terpilih, Ia sudah ada gambaran apa yang dibutuhkan masyarakat,  khususnya dari aspek kesehatan.”ujar Irwan.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Christine Panjaitan, didampingi Direktur RS Antam Medika drg. Ketua Perdami Cabang DKI Jakarta dr. Elvioza, SpM (K). Sebanyak 30 penderita katarak akan menjalani  operasi di RS Antam Medika. Sedangkan target 70 mata lainnya akan menjalani operasi pada penyelenggaraan selanjutnya. (Ati)

BERITA REKOMENDASI