Medisata: Yogyakarta Mencatat Pertumbuhan 80% untuk Wisata Medis ke Luar Negeri

YOGYAKARTA, kota dengan jumlah penduduk hampir 4 juta yang terkenal dengan sebutan Kota Pelajar ini belakangan memiliki trend yang menarik. Banyak penduduk Yogya yang mulai melirik untuk berobat ke luar negeri.

Dan yang menjadi destinasi favorit warga daerah istimewa ini adalah Penang, Malaysia. Berdasarkan informasi dari Medisata, perusahaan penyedia layanan wisata medis ke luar negeri terbesar di Indonesia, terdapat peningkatan sebesar 80% setiap tahunnya untuk warga Yogya yang berobat ke luar negeri. 

Menurut laporan harianjogja.com, Direktur Pendidikan dan Pelayanan RS Mata DR Yap Erin Arsianti mengungkapkan bahwa yang menjadi pertimbangan para pasien asal Yogyakarta yang memilih untuk berobat ke luar negeri adalah faktor kualitas, biaya, akses, dan fun. RS Mata DR Yap merupakan satu-satunya rumah sakit yang khusus menangani pengobatan mata di Yogyakarta. 

Bisa dilihat bahwa faktor-faktor yang menjadi pertimbangan para pasien asal Yogya relatif sama dengan pasien-pasien yang berasal dari wilayah Indonesia yang lain. Dengan berobat ke luar negeri, pasien Indonesia bisa mendapatkan pengobatan yang berkualitas dengan harga yang relatif terjangkau, pelayanan yang cepat dan baik, dan ditambah dengan bonus tempat wisata yang menarik di negara tujuan.    

Meskipun kalau ditinjau dari sisi jumlah pasien Yogya masih dibawah kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, dari sisi persentase pertumbuhan Yogya mencatatkan peningkatan yang sangat signifikan. Hal ini tentu saja menjadi indikator bahwa kota ini memiliki prospek yang sangat bagus.   

“Peningkatan ini sebenarnya bisa lebih signifikan lagi seandainya ada penerbangan langsung dari Yogyakarta menuju Penang.” terang Andri, Bisnis Development Medisata.

“Untuk saat ini, yang menjadi hambatan utama pasien dari Yogya adalah bahwa mereka harus transit melalui Jakarta atau Surabaya dulu. Hal ini tentunya cukup merepotkan,” lanjutnya.

Secara khusus, Penang sebagai destinasi wisata medis memang memiliki keunggulan tersendiri. Dengan luas area yang hanya setengah ukuran Jakarta, Penang memiliki sejumlah rumah sakit yang bertaraf internasional. Tenaga medis yang didukung oleh dokter-dokter spesialis yang memperoleh sertifikasi dari luar negeri juga menjadi jaminan kualitas tersendiri. 

Tidak hanya itu saja, hampir semua dokter merupakan tenaga medis yang bekerja full time di satu rumah sakit saja. Yang artinya jadwal praktek dokter jelas, mulai dan selesai tepat waktu, dan pasien tidak perlu lama menunggu karena dokter tersebut memiliki jadwal praktek di RS lain. Pasien asal Indonesia juga tidak perlu khawatir tentang masalah kendala bahasa, karena tenaga medis di Penang fasih berbahasa Melayu yang tidak berbeda jauh dengan Bahasa Indonesia.

Menurut Andri, ada 8 rumah sakit pilihan di Penang yang banyak dikunjungi warga Yogya, antara lain: Gleneagles Hospital Penang, Island Hospital, Loh Guan Lye, Mount Miriam, Pantai Hospital, Georgetown Specialist Hospital, KPJ Penang, dan Genesis IVF.  

Dia pun mengungkapkan bahwa 8 rumah sakit pilihan di Penang ini memiliki kelebihan masing-masing dan rumah sakit mana yang tepat untuk pasien tentunya harus menyesuaikan dengan kebutuhan tiap-tiap pasien yang pastinya berbeda-beda.

“Bagi Anda yang membutuhkan informasi lebih lanjut tentang berobat ke 8 rumah sakit pilihan di Penang ini, bisa menghubungi Medisata. Kami siap membantu Anda.” jelas Andri. (*)

 

BERITA REKOMENDASI