Mengurangi Kolesterol dengan Rebusan Kayu Manis

Editor: Ivan Aditya

BAGI ibu-bu rumah tangga pasti tahu apa itu kayu manis, yang sangat familiar untuk rempah-rempah karena aroma dan rasanya yang khas. Selain menjadi bumbu masakan, ternyata kayu manis punya manfaat untuk kesehatan. Biasanya kayu manis dijadikan bumbu kedua setelah lada hitam, lantaran bisa menyeimbangkan rasa dan aroma lada hitam.

Dalam Serat Jampi Jawi yang berisi kurang lebih 291 resep jamu Jawa disebutkan, pigunane kayu manis kejaba kanggo bumbu olah-olahan tetala nduweni manfaat tumraping kasarasan badan, bisa ngenthengake awak lan gawe sehat. Kegunaan kayu manis disamping sebagai bumbu olahan, bisa menyehatkan tubuh dengan membuang kolesterol membuat badan menjadi ringan tidak kelebihan lemak.

Penyakit diabetes berkaitan dengan jantung, kalau kadar gula tinggi dan tidak terkontrol bisa menyebabkan risiko penyakit jantung. Hal ini karena glukosa berlebih yang mengalir dalam darah akan merusak pembuluh darah, sehingga akan memicu serangan jantung.

Kayu manis bisa untuk mengurangi kadar kolesterol jahat, dan membuat kolesterol baik tetap stabil. Bisa dibuktikan, apabila kita memetik daun kayu manis langsung kita makan secara alami akan terasa manis dampaknya badan terasa segar, karena kolesterol berkurang diabetes hilang. Juga dikenal penurun gula darah, dengan beberapa mekanisme. Di antaranya kayu manis terbukti mengurangi jumlah glukosa yang masuk ke aliran darah setelah makan.

Dengan mengonsumsi kayu manis, akan memperlambat penguraian karbohidrat di saluran pencernaan. Disamping itu, senyawa dalam kayu manis bekerja seperti insulin pada sel, meski agak lambat dari insulin itu sendiri.

Konon kayu manis dicampur dengan madu bisa bermanfaat untuk penyembuhan kanker perut, atau nyeri pada perut. Caranya, minum rebusan kayu manis dengan satu sendok madu secara rutin akan cepat menyembuhkan kanker perut. Juga akan membantu tubuh melawan bakteri dan virus, serta menyembuhkan penyakit maag yang sangat menyiksa.

BERITA REKOMENDASI