Peneliti Oxford Klaim Vaksin Coronanya Berikan Kekebalan Terbaik

Para peneliti vaksin Covid-19 Universitas Oxford mengeluarkan hasil studi bahwa dua kali suntikan vaksin Oxford menginduksi respons kekebalan terbaik. Fakta ilmiah yang dipublikasi di Nature Medicine itu didapat dari uji coba tahap awal tambahan yang baru-baru ini dikerjakan.

Tidak hanya itu, pihak universitas pun menyatakan bahwa vaksin Covid-19 yang dibuat Universitas Oxford tersebut menginduksi fungsi antibodi dan sel T.

“Dosis penguat vaksin yang diberikan menunjukkan respons antibodi yang lebih kuat daripada dosis tunggal, dibandingkan dengan hasil penelitian penerima dosis tunggal. Ini yang mendorong kami menyatakan bahwa pemberian dua kali dosis vaksin Covid-19 Oxford akan jauh lebih baik efeknya,” tulis rilis universitas, menurut laporan Fox News.

Lebih lanjut, hasil studi yang diterbitkan di The Lancet minggu lalu pun menunjukkan bahwa suntikan itu aman dan sekitar 70 persen efektif di tubuh manusia, meskipun pencampuran sebelumnya menyebabkan beberapa peserta mendapatkan setengah dosis diikuti dengan dosis penuh, bukan dua dosis penuh yang dimauksudkan.

Akibat kesalahan tersebut, temuan awal uji coba vaksin Covid-19 Universitas Oxford menunjukkan dengan rejimen setengah dosis atau dosis penuh memiliki kemanjuran 90 persen dan dua dosis penuh menunjukkan kemanjuran 62 persen.

“Campuran tersebut merusak kepercayaan pada vaksin, meskipun para ahli mengatakan kemungkinannya masih akan menunggu persetujuan lebih lanjut. Tim peneliti pun tidak dapat menjelaskan perbedaan dalam data awalnya,” lapor studi tersebut.

BERITA REKOMENDASI