Penggunaan Plasma Darah Dikembangkan Sembuhkan Corona

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Metode pengobatan lama yakni penggunaan plasma darah memberikan harapan baru bagi pasien positif Covid-19. Cara ini mulai kembali dikembangkan oleh beberapa negara.

Setelah penelitian oleh para ahli di Cina, sistem di Rumah Sakit Mount Sinai di New York juga mulai menguji perawatan tersebut guna memulihkan kondisi pasien Covid-19.

Pengobatan plasma darah pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 disebut menjanjikan untuk mempercepat penyembuhan orang yang terinfeksi virus corona jenis baru (SARS-CoV-2). Mount Sinai dilaporkan telah menyediakan serum pemulihan yang berasal dari lebih 20 pasien Covid-19 yang mendonorkan darah.

“Kami memiliki begitu banyak pasien yang sakit. Kami berharap ini menjadi titik tolak sehingga bisa mempercepat pemulihan pasien,” ungkap dokter Jeffrey Jhang, Direktur Medis Laboratorium Klinis dan Layanan Transfusi di Mount Sinai Health System.

Terapi plasma konvalesen telah lama digunakan untuk mengobati beberapa penyakit. Pendekatan ini digunakan selama epidemi flu pada 1918 dan 1957 serta wabah yang disebabkan SARS, H1N1 dan Ebola.

Sementara dalam kasus Covid-19 ini, guna mempercepat pengujian pengobatan plasma darah, lebih dari 40 institusi kesehatan mengerjakan proyek dan mengumpulkan plasma dari pasien yang pulih. Jhang mengatakan, Mount Sinai telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (FDA) untuk mendukung tes. (*)

BERITA REKOMENDASI