Penting! Ikuti Panduan Makan Dalam Perjalanan Mudik Ini

Editor: KRjogja/Gus

KEBUGARAN dan kesehatan selama mudik jelas penting baik oleh pengemudi transportasi mudik maupun penumpangnya. Faktor diet atau makanan adalah salah satu yang mempengaruhi.

Bergantung dengan tempat makanan cepat saji atau restoran besar saja terkadang tidak memenuhi kebutuhan tubuh. Untuk itu, sebelum mudik, sebaiknya Anda mengikuti panduan makan sehat berikut ini.

Tahu ke mana Anda akan pergi

Ketika Anda akan pertama kali melakukan perjalanan mudik, hindari berhenti di restoran cepat saji ketika Anda merasa lapar. Carilah restoran yang menyajikan makanan sehat lengkap dan seimbang setiap kali hendak mengisi bahan bakar tubuh.

Rencanakan perbekalan

Sebisa mungkin, siapkan bekal padat nutrisi, tidak tahan lama sehingga perlu pengawet, dan berkalori. Isi tas Anda dengan makanan ringan seperti dendeng, biskuit, atau kacang-kacangan.

Makan setiap 2 sampai 3 jam sekali

Dilansir dari Menshealth, Jumat (1/7/2016), tidak perlu makan banyak-banyak, cukup segenggam kacang atau buah kering untuk menghindari Anda makan lebih banyak junk food.

Bawa makanan hijau

Anda mungkin lebih fokus makan makanan yang membuat Anda cepat kenyang daripada tujuh porsi buah dan sayuran sehari. Jika itu yang terjadi, beli buah-buahan dan sayuran beku-kering dalam paket kecil atau dalam jumlah besar dan campurkan ke makanan sarapan.

Suplemen untuk tidur lebih baik

Suplemen seperti melatonin bisa Anda bawa ketika Anda bepergian melalui zona waktu berbeda untuk membantu mengatur ulang jam internal Anda, sehingga Anda bisa lebih baik menyesuaikan diri dengan lokasi baru.

Dari sudut pandang penurunan berat badan, tidur yang baik adalah kuncinya. Sebuah studi dalam jurnal Obesity pada 2013 menemukan bahwa tidur kurang berkualitas satu malam saja dapat menaikkan hormon rasa lapar yang membuat orang membeli makanan berkalori tinggi. (*)

BERITA REKOMENDASI