Polusi Udara Bisa Turunkan Kualitas Sperma!

BELAKANGAN ini polusi udara menjadi keprihatinan khusus terhadap kota-kota besar di dunia. Jika hal ini dibiarkan maka akan memberi dampak serius bagi kesehatan, terutama dalam pernapasan, seperti asma, ispa, dan lain-lain.

Dan ternyata efek lain dari polusi udara juga memengaruhi kualitas sperma pada pria. Hal tersebut diungkapkan oleh dr Lao Xiang Qian dari Universitas China Hong Kong. “Saat kita bernapas di daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi, partikulat halus yang mengandung bahan kimia beracun, seperti logam berat masuk ke paru-paru kita, memungkinkan memasuki aliran darah dan dengan demikian merusak air mani,” katanya, seperti dilansir dari Boldsky, (15/12/2017).Meskipun efeknya kemungkinan kecil, temuan ini bisa menjadi penting karena paparan polusi yang semakin menyebar di seluruh dunia. Dalam penelitian itu, para periset telah mempertimbangkan sampel kualitas sperma dari 6.500 pria di kelompok usia 15—49 tahun di Taiwan dan kemudian mencocokkannya dengan tingkat partikulat halus di dekat rumah masing-masing para peserta.

Periset melihat paparan jangka panjang dan jangka pendek terhadap partikel yang sangat halus dalam polusi udara yang dikenal sebagai PM 2.5, yaitu berukuran 2,5 mikron atau sekitar tiga puluh kali lebih kecil dari diameter rambut manusia. Partikel halus ini bisa menembus jauh ke dalam paru-paru dan aliran darah.

Pencemaran partikel tersebut dapat ditemukan baik di dalam maupun di luar rumah, serta paling sering berasal dari knalpot kendaraan, pembakaran kayu, batu bara, minyak untuk memasak, dan dari emisi yang biasanya dilepaskan oleh pembangkit listrik dan industri lainnya.

Dari penelitian tersebut, periset menemukan adanya hubungan yang kuat antara tingkat polusi udara yang tinggi dengan bentuk sperma yang tidak normal. “Mengingat adanya paparan terhadap polusi udara, di mana ukuran efek PM 2.5 pada sperma dapat mengakibatkan ketidaksuburan,” ungkap Lao, dilansir dari Asiaone.com.

“Bentuk dan ukuran sperma merupakan parameter penting yang memengaruhi kesuburan pria. Jika persentase sperma tidak sesuai dapat menyebabkan kemandulan,” katanya.

Dalam hal tersebut, periset pun menyarankan agar tetap mengonsumsi cokelat hitam, bawang putih, brokoli, kacang kenari, dan pisang untuk membantu meningkatkan kualitas sperma, mengingat sulitnya mencegah polusi udara. (*)

BERITA REKOMENDASI