Prevalensi Caries Anak Indonesia Masih Tinggi

YOGYA, KRJOGJA.com –  Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdes) Tahun 2018 sebanyak  57,6 persen orang Indonesia memiliki masalah gigi dan mulut serta prevalensi karies anak sangat tinggi di angka 93 persen.
Karena itu, dibutuhkan edukasi sejak dini sehingga anak memahami pentingnya merawat kesehatan dan rongga mulut. Termasuk kepedulian orang tua untuk membimbing anak untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya itu.

Demikian dikatakan CEO PT Cobra Dental Indonesia dr Adrian Susanto disela  penyuluhan, pemeriksaan dan sikat gigi bersama di TK Indriyasana Baciro, Selasa (28/01/2020).

Menurut Adrian kegiatan ini dalam rangka HUT ke 40 perusahaan dan menjadi upaya guna mengurangi angka penderita karies gigi. Selain itu juga mendukung program kementerian kesehatan Indonesia Bebas Karies pada tahun 2030.

"Anak-anak melalui kegiatan ini diajarkan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Disini ditekankan pentingnya menyikat gigi pada pagi dan malam hari secara benar sehingga tercipta kebiasaan baik pada anak sejak dini," ungkap dr Andrian.

Dia menambahkan sebagai perusahaan di bidang kesehatan kedokteran gigi, Dental Cobra aktif menyelenggarakan kegiatan CSR sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Termasuk mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan gigi dan mulut.

"Saat ini sudah ada 40 cabang di 28 propinsi di Indonesia. Adapun di tahun 2020 akan berekspansi di Kawasan Indonesia Timur guna mendukung kesehatan masyarakat terutama kesehatan gigi dan mulut," tandasnya.

Kepala Sekolah TK Indrayasana Baciro Benecdita Purwati Ida Kristanti berharap kegiatan sosial ini bisa terus dilaksanakan dan orangtua ikut berperan untuk membimbing anak dalam merawat kesehatan gigi buah hatinya.

"Selama ini tidak banyak orang tua memahami cara menggosok gigi yang benar dan baik. Pemberian informasi melalui kegiatan seperti ini bisa diterapkan dan menjadi kebiasaan baik bagi seluruh keluarga," pungkasnya. (*)
 

BERITA REKOMENDASI