Puasa, Membiasakan Pola Hidup Sehat Selanjutnya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Momen puasa selain menjalankan ibadan, bisa dimanfaatkan menjadi pola hidup sehat dengan pemenuhan nutrisi dan hidrasi melalui asupan makanan dan minuman saat berbuka ataupun sahur.

Demikian dikatakan Pakar Gizi dari Universitas Gadjah Mada Dr dr Emy Huriyati MKes. Menurutnya, puasa jika dijalankan dengan benar bisa memberi manfaa kesehatan seperti penurunan gula darah, asam lemak dan perbaikan profil lemak. Namun, puasa harus diikuti dengan istirahat cukup ditambah olahraga ringan secara rutin.

"Puasa dengan memenuhi nutrisi dan hidrasi sehat dapat menjaga kestabilan atau menurunkan berat badan. Selain itu, melindungi dari penyakit non infeksi seperti stroke, jantung, diabetes, gagal ginjal, kanker dan gagal hati," ungkapnya di sela buka puasa bersama media dan anak panti asuhan oleh Dananoe Group di Prambanan, Rabu (07/06/2017).

Emi menjelaskan saat berpuasa, pola makan bergeser menjadi berbuka dan sahur sehingga pemenuhan nutrisi sesuai dengan diet seimbang. Dari kalori harian, asupan protein sebaiknya sebesar 10-20 persen, asupan lemak 20-30pefrsn dan asupan karbohidrat 50-65 persen. Agar lebih mudah menghitung asupan nutrisi dianjurkan saat sahur dan berbuka mengkonsumsi nasi, protein hewai, nabati, sayuran dengan ditutup susu dan buah.

"Pilihlah makanan yang mengandung serat tinggi karena akan membantu memberi rasa kenyang lebih lama. Serat bisa diperoleh dari gandum, oatmeal, kacang-kacangan, sayur dan buah," paparnya.

Emy menambahkan selain nutrisi, kebutuhan cairan juga harus diperhatikan agar terhindar dari kesulitan konsentrasi, mudah mengantuk dan sering sakit kepala. Karena itu dianjurkan mengkonsumsi air putih sama seperti saat tidak berpuasa setara 8 gelas/ hari. "Kita bisa meminumnya dua gelas saat sahur, empat gelas saat berbuka dan dua gelas sebelum tidur. Pemenuhan nutrisi dan cairan tepat disertai olahraga dan istirahat menjadi langkah awal untuk hidup sehat selanjutnya," tandas Emi. (*)

BERITA REKOMENDASI