Risiko Kena Serangan Jantung Meningkat Saat Natal, Kok Bisa?

PADA malam Natal, risiko seseorang kena serangan jantung meningkat. Tak hanya itu saja, tepat di hari Natal dan libur Tahun Baru, orang juga berisiko kena serangan jantung.

Temuan itu berdasarkan studi terbaru yang diterbitkan British Medical Journal (BMJ) pada 2018. Studi menunjukkan hasil berbeda dengan hari libur lain. Selama perayaan Paskah atau pertandingan olahraga berlangsung, seperti Piala Dunia, risiko serangan jantung terbilang rendah.

Dokter Moman A Mohammad dari Department of Cardiology, Clinical Sciences, Lund University, Skane University Hospital, Lund, Swedia memaparkan, secara umum, serangan jantung meningkat dua kali lipat terjadi pada minggu terakhir bulan Desember.

"Jadi hari Senin (minggu terakhir bulan Desember), serangan jantung terjadi pada pukul 8 pagi. Ini bukan pertanda baik jelang Natal keesokan harinya. Risiko serangan jantung tertinggi yang diamati sebenarnya terjadi pada malam Natal," jelas Moman, dilansir dari Forbes, Rabu (19/12/2018).

Risiko serangan jantung melonjak sebesar 37 persen pada malam Natal. Waktu risiko kena serangan jantung tertinggi adalah pukul 10 malam, bukan waktu di pagi hari.

Serangan jantung yang terjadi pada malam Natal dikarenakan plak kolesterol yang terjadi di dinding arteri. Dinding arteri ini menyediakan darah dan oksigen ke jantung.

Ketika plak ini membesar atau pecah dan membentuk gumpalan, plak dapat menghalangi aliran darah. Kemudian menyebabkan serangan jantung. Kondisi ini dikenal sebagai infark miokard (myocardial infarction).(*)

BERITA REKOMENDASI