RS Respira Yogyakarta Lakukan Pemeriksaan Paru di Titik Nol Yogyakarta

YOGYA, KRJOGJA.com – Memiliki organ paru yang sehat adalah harapan setiap orang. Namun terkadang tidak dibarengi dengan pola hidup sehat seperti merokok serta kegiatan buruk lainnya, akibatnya kualitas paru menurun.

Diungkapkan Kepala Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta, Achmad Achadi, aktivitas merokok meningkatkan risiko gangguan asthma dan bronkhitis. "Golongan penyakit paru obstruksi (sumbatan) kronis ini diderita sekitar 65 juta masyarakat dunia, 3 juta diantaranya meninggal dunia, dan kasus tersebut diperparah konsumsi rokok yang tinggi," ungkapnya di sela pemeriksaan paru di Titik Nol Yogyakarta, Minggu (23/09/2018).  

Menurut Achmad, selain memicu sumbatan kronis saluran paru, merokok juga memicu munculnya kanker paru. Dan yang lebih mengerikan, kanker paru juga merupakan penyebab kematian tinggi pada pria.

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan hak masyarakat mendapatkan udara yang bersih dan sehat," kata Achmad.

Sementara, pemeriksaan paru oleh RS Paru Respira di Titik Nol Yogyakarta merupakan usaha meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan paru. Ada pemeriksaan spirometri, yaitu untuk mengetahui volume paru, arus udara dari paru, dan gangguan fungsi paru. Kegiatan itu sekaligus untuk memperingati Hari Paru Sedunia yang jatuh tiap 25 September. (*34)

BERITA REKOMENDASI