Sehat Gaya Rasul, Makan Ketika Lapar

IKHTIAR hidup sehat secara alami dapat dilakukan dengan berbagai langkah. Bagi umat Islam, untuk hidup sehat dapat meneladani Rasulullah. Dengan kata lain berusaha mewujudkan sehat sesuai gaya Rasul. Langkah yang diterapkan seperti menerapkan pola makan yang benar.

Menurut Dr dr H Sagiran SpB MKes, sehat gaya Rasul dapat dipraktikan siapa saja serta termasuk alami. Bahkan sebagian asupan menyehatkan yang bisa rutin dikonsumsi beberapa kali disebut dalam ayat-ayat Alquran, salah satunya kurma. Selain itu pola makan menerapkan petunjuk Nabi akan mampu mendukung kesehatan, misalnya makanlah ketika lapar dan berhenti makan sebelum kenyang.

Dalam bukunya Sehat Gaya Rasul, H Sagiran pun mengungkapkan, suatu sejarah mengungkapkan seorang dokter asal Sudan diminta resep manjur tanpa efek samping oleh Raja Persia, lalu dokter cerdas tersebut menegaskan, obat yang tak mengandung efek samping adalah tak makan kecuali sesudah lapar. Apabila makan, segera ‘angkat tangan’ sebelum kenyang. Jika hal ini dilakukan, tak akan terkena penyakit kecuali penyakit mati.

“Ada lagi petunjuk dari Nabi, agar mengisi lambung menjadi tiga bagian, yaitu sepertiga untuk makanan, sepertiga air dan sepertiga lagi untuk udara. Bahkan ini termasuk Hadis yang diriwayatkan Tirmidzi dan Ibnu Hibban,” papar H Sagiran, baru-baru ini.

Asupan seperti kurma, lanjutnya, termasuk makanan penuh berkah, makanan terbaik sekaligus obat. Kurma pun berguna untuk memperkuat suhu tubuh alami dan tak menimbulkan reduksi timbunan ampas yang merusak di dalam tubuh. Khusus kurma ajwa diyakini dapat mengobati keracunan, bahkan Rasulullah pernah bersabda, ”Kurma ajwa itu berasal dari surga, ia adalah obat racun,” (HR Ibnu Majah). “Bahkan makan kurma tujuh butir setiap pagi juga dapat menghindarkan gangguan setan,” tegasnya.

Air zam-zam yang biasa diminum oleh jemaah haji/umroh, bahkan bisa dijadikan oleh-oleh dikenal memiliki kandungan mineral kalsium, magnesium dan fluorida yang tinggi. Air zam-zam pun memiliki muatan ion-ion yang seimbang. (Yan)

BERITA REKOMENDASI