Selama 21 Tahun, Morula IVF Indonesia Hasilkan 4.100 Bayi Tabung

BOGOR, KRJOGJA.com – Menandai hari jadinya yang ke-21 tahun, Klinik Morula In Vitro Fertilization (IVF) Indonesia sebagai salah satu klinik bayi tabung terbesar di Indonesia, menggelar event rutin dua tahunan ‘Biennial Meeting 2019' yang berlangsung di Hotel Aston & Resort, Bogor.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ‘Biennial Meeting, Morula IVF menyelenggarakan seminar dan workshop bertajuk 'Technology in Assisted Reproductive Technology'. Kegiatan ini diperuntukkan bagi dokter-dokter SpOG yang tergabung dalam POGI cabang Jabodetabek.

"Tujuan seminar dan workshop sebagai sarana peningkatan pengetahuan mengenai salah satu teknologi bayi tabung yang dimiliki Morula IVF Indonesia, khususnya di Morula Margonda Depok," ujar dr Ivan Rizal Sini, SpOG selaku President Director Morula IVF Indonesia di Bogor, Sabtu (13/07/2019) malam.

Adapun rangkaian ‘Biennial Meeting’ imeliputi, Infertility Seminar RD yang berisi seminar dan workshop, dan Scientific Meeting yang berisi mengenai internal meeting Morula IVF Indonesia yang merupakan kegiatan ilmiah khusus untuk seluruh staf Morula IVF Indonesia (dokter SpOG, embriolog, perawat maupun manajemen).

Dijelaskan dr Ivan, Klinik Morula IVF Indonesia sejak didirikan 21 tahun lalu, saat ini menghasilkan 4.100 bayi yang telah lahir dari program bayi tabung. "Di tahun 2018 lalu, terdapat 4.375 pasangan yang mengikuti program bayi tabung. Jumlah ini berkontribusi 40% dari seluruh layanan klinik bayi tabung di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Ditambahkan dr Ivan, Morula IVF Indonesia adalah bagian Grup Kesehatan BundaMedik Healthcare System (BMHS) yang fokus dalam pengembangan klinik bayi tabung. "Morula merupakan salah satu stadium embrio (cikal bakal janin) yang merupakan stadium yang matang dengan ciri terus berkembang," jelasnya.

Sejak tahun 1997 Grup BMHS membuka layanan Klinik Fertilitas Morula di RSIA Bunda Jakarta yang saat ini berganti nama menjadi Morula IVF Jakarta. Tahun 2012 didirikanlah Morula IVF Indonesia sebagai langkah BMHS dalam mengembangkan layanan bayi tabung lebih cepat lagi di seluruh Indonesia. 

Saat ini Morula memiliki 10 klinik bayi tabung di Indonesia, yakni Morula IVF Jakarta, Morula IVF Padang, Klinik Morula IVF Margonda, Morula IVF Surabaya, Klinik Morula IVF Melinda Bandung, Klinik Morula IVF Pontianak, Morula IVF Makassar, Morula IVF Tangerang, Morula IVF Yogyakarta dan Morula IVF Ciputat.

Menurut dr Ivan, dengan adanya teknologi canggih di Morula IVF Indonesia, akan semakin membantu para dokter kandungan untuk mengetahui dan menentukan apakah ada kelainan kromosom pada embrio pasien yang ditanamkan. Dengan demikian dapat meningkatkan prestasi keberhasilan kehamilan," ujarnya.

Mengenai biaya program bayi tabung, menurut dr Ivan, besarannya bervariasi mulai dari Rp 50 juta yang tergantung dari penanganan kasus setiap pasien. Penanganan program Morula IVF dilakukan oleh dokter ahli serta didukung peralatan teknologi canggih. 

Tingkat keberhasilan bayi tabung dapat mencapai 70% bila dilakukan pada wanita usia muda atau berumur di bawah 35 tahun. Sedangkan bagi yang sudah berusia di atas 35 hingga 40 tahun, tingkat keberhasilannya mencapai 40-30%.  "Artinya jika si pasien yang mengikuti program bayi tabung usianya masih relatif muda maka akan semakin tinggi tingkat keberhasilannya," kata dr Ivan. (Imd).

BERITA REKOMENDASI