Simak Hindari Kanker Usus dengan Cara Mudah

PEMERAN film Black Panther Chadwick Boseman meninggal karena kanker usus besar empat tahun lalu. Dia didiagnosis menderita kanker usus besar stadium III pada 2016 dan berjuang melawannya selama 4 tahun terakhir saat berkembang ke stadium IV.

Menurut ahli onkologi Maurie Markman, MD, seperti dilansir dari Cancer Center, kanker usus besar atau biasa dikenal dengan kanker kolorektal terbentuk ketika DNA dalam sel di usus besar atau rektum mengalami mutasi. Mutasi ini membuat mereka tidak dapat mengontrol pertumbuhan dan pembelahan.

Meski demikian, sebenarnya ada cara mudah untuk membantu mencegah kanker usus. Penelitian baru mengungkapkan jika sepertiga kasus kanker usus berkaitan dengan bakteri penyebab kerusakan gigi.

Oleh karena itu, jika kita bisa menjaga gigi tidak rusak, maka kecil kemungkinan kita akan terkena kanker usus. Nah, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah sikat gigi, lantaran dapat membunuh bakteri dan mencegah kerusakan gigi.

“Faktor-faktor lain seperti mikroba dapat berperan dalam kanker usus. Bahkan bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi dapat mempercepat pertumbuhan sel kanker. Bakteri yang ada di mulut itu dikenal dengan sebutan F. nucleatum,” kata penulis utama penelitian, Dr Yiping Han, profesor mikrobiologi di Columbia University seperti dikutip dari The Sun.

Dalam penelitian sebelumnya, Dr Han menemukan bakteri tersebut dinilai paling agresif, dan membuat molekul yang disebut FADA adhesion sehingga merangsang pertumbuhan sel kanker. Kini F. nucleatum dapat berinteraksi dengan sel kanker dan turut merangsang kanker usus.

Bakteri tersebut, membuat sel-sel usus non-kanker kekurangan protein. Akibatnya, tubuh memproduksi protein berlebih untuk memenuhi kekurangan tersebut dan dapat berdampak negatif untuk pertumbuhan sel kanker.

Para ahli yang terlibat dalam penelitian tersebut mengatakan, mencegah bakteri F. nucleatum ke sel kanker dapat mengurangi risiko kanker usus. Oleh karenanya pertumbuhan bakteri itu harus diperlambat dengan cara rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari. Dengan begitu, produksi protein juga tidak terjadi secara signifikan.

“Kami mengidentifikasi umpan balik yang positif untuk menghambat perkembangan kanker usus. Kami mengusulkan model dua-hit, di mana mutasi genetik adalah hit pertama. Menghambat pertumbuhan bakteri F. nucleatum adalah hit kedua karena bakteri itu dapat mempercepat jalur pensinyalan kanker dan mempercepat pertumbuhan tumor,” pungkas Dr Han.

BERITA REKOMENDASI